Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Ekonomi»RI Lirik Blackrock, Asetnya Senilai 6 Kali PDB RI
    Ekonomi

    RI Lirik Blackrock, Asetnya Senilai 6 Kali PDB RI

    By cakranews83 January 20252 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani (Foto/ist)
    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani (Foto/ist)
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Cakranews8.com

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menegaskan bahwa Indonesia kini fokus mengincar investasi padat modal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, pendekatan ini berbeda dari investasi padat karya seperti pembangunan pabrik yang selama ini mendominasi.

    “Potensi investasi padat modal sangat besar dan sedang menjadi tren global. Kita harus mulai menarik perhatian investor di sektor manajemen investasi atau portofolio, yang belum banyak kita manfaatkan,” ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/1/2025).

    Dia menjelaskan bahwa investasi portofolio, seperti yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan global, memiliki peran penting dalam memperkuat struktur perekonomian suatu negara. Salah satu contohnya adalah BlackRock, perusahaan investasi asal Amerika Serikat yang memiliki aset mencapai USD 11 triliun, atau sekitar 6 kali lipat PDB Indonesia.

    “Jika kita mampu menarik investasi dari perusahaan besar seperti BlackRock, dampaknya akan sangat signifikan bagi perekonomian kita. Saat ini, aset mereka setara dengan Rp 117.100 triliun, jauh lebih besar dibandingkan PDB kita tahun 2023 yang mencapai Rp 20.892 triliun,” papar Rosan.

    Dia juga menambahkan, langkah ini bertujuan agar Indonesia tidak hanya bergantung pada investasi sektor industri, tetapi juga merangkul investasi dari manajer dana besar yang selama ini kurang tergarap.

    “Kita ingin investasi di Indonesia lebih beragam, dengan fokus tidak hanya pada pembangunan pabrik, tetapi juga sektor keuangan yang memiliki dampak jangka panjang,” tutupnya.

    Dengan target investasi sebesar Rp 13.032 triliun dalam lima tahun ke depan, pemerintah optimis strategi ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan utama investasi global.(Tim13)

    Artikel lain  Dharma Wanita Kementrian Jakarta Kunjungi KAN dan Pabrik Dupa Kaori, Cintai Produk Lokal Hingga Peluang Eksport
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Dorong UMKM Hijau Lewat Permata Eco Fair 2026, Permata Bank Perkuat Arah Pembiayaan Ekonomi Rendah Karbon

    Bank BPD Bali: Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan Bali

    Gelar Rakerda Pertama, HIPPI Bali Soroti Ekspor Non-Pariwisata dan Kuatkan SDM Lokal

    Permata Bank Rombak Direksi, Ini Susunan Terbarunya

    Don't Miss
    Daerah

    Gilimanuk Padat, Pangdam Udayana Pantau Dari Udara dan Siapkan Langkah Penguraian

    By ebravenanda17 March 2026

    Jembrana | cakranews8 – Kepadatan arus mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk terlihat jelas dari udara. Antrean…

    Kepala BNN Pimpin Delegasi RI di CND Wina, Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika Global

    15 March 2026

    Ajukan Banding Vonis Kasus Penembakan WNA Australia, Kejari Badung Nilai Putusan Belum Penuhi Rasa Keadilan

    14 March 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.