Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Berita»Infrastruktur Jadi Prioritas Utama: Badung Alokasikan 50% APBD untuk Pembangunan Jalan
    Berita

    Infrastruktur Jadi Prioritas Utama: Badung Alokasikan 50% APBD untuk Pembangunan Jalan

    By ebravenanda22 July 20252 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BADUNG – DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Ketiga untuk membahas empat rancangan peraturan daerah (Ranperda) penting. Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti ini dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa beserta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD setempat.

    Empat dokumen yang dibahas meliputi:
    1. Ranperda RPJMD Kabupaten Badung 2025-2029
    2. Ranperda Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah
    3. Rancangan Perubahan KUA
    4. PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2025
    Anom Gumanti menjelaskan perlunya revisi Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. “Tarif retribusi di destinasi seperti Taman Ayun dan Pantai Pandawa perlu disesuaikan dengan sarana prasarana yang telah ditingkatkan,” ujarnya. Perubahan ini juga dilakukan untuk memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1999.

    Pemerintah Kabupaten Badung mengalokasikan lebih dari 50% APBD untuk pembangunan infrastruktur. “Ini pertama kalinya dalam sejarah APBD Badung,” tegas Anom Gumanti. Fokus utama adalah pembangunan jalan untuk mengatasi kemacetan parah di kawasan pariwisata.
    Bupati Adi Arnawa menambahkan, pembangunan infrastruktur merupakan dukungan terhadap kebijakan provinsi dan nasional. Pemkab juga merancang skema pinjaman daerah senilai Rp1,45 triliun untuk lima tahun ke depan.

    Rancangan APBD Perubahan 2025 ini mengalokasikan:
    – Pendapatan daerah: Rp11,1 triliun
    – Belanja daerah: Rp12,7 triliun
    – Pembiayaan: Rp1,8 triliun (termasuk pinjaman daerah Rp1,45 triliun)

    Anggaran tersebut akan difokuskan pada sembilan bidang prioritas, mulai dari infrastruktur, pariwisata, hingga lingkungan hidup dan kebencanaan.
    Pemkab juga mengalokasikan Rp200 miliar untuk penyertaan modal di PT Bank BPD Bali, menunjukkan komitmen dalam penguatan keuangan daerah.

    Rapat ini menandai komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun kebijakan strategis untuk kemajuan Kabupaten Badung. Pembahasan keempat Ranperda ini akan dilanjutkan untuk mendapatkan kesepakatan final. (Tim-08)

    Artikel lain  Wapres Gibran Tinjau Puskesmas di Lereng Ijen, Soroti Kendala Layanan Kesehatan Pegunungan
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    KPK Tangkap Wakil Ketua PN Depok, Dugaan Suap Perkara Lahan Jadi Sorotan

    OTT KPK Gegerkan Kemenkeu, Pejabat Bea Cukai Terjaring Operasi

    Daud Yordan Resmi Pimpin KONI Kalbar 2025–2029, Targetkan Masuk 15 Besar PON 2028

    Dari Densus 88 ke Polda Bali, I Made Astawa Resmi Jabat Wakapolda

    Don't Miss
    Berita

    KPK Tangkap Wakil Ketua PN Depok, Dugaan Suap Perkara Lahan Jadi Sorotan

    By cakranews86 February 2026

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali…

    OTT KPK Gegerkan Kemenkeu, Pejabat Bea Cukai Terjaring Operasi

    4 February 2026

    Bank BPD Bali: Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan Bali

    4 February 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.