Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Berita»KPK Tangkap Wakil Ketua PN Depok, Dugaan Suap Perkara Lahan Jadi Sorotan
    Berita

    KPK Tangkap Wakil Ketua PN Depok, Dugaan Suap Perkara Lahan Jadi Sorotan

    By cakranews86 February 20262 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Foto: ilustrasi
    Foto: ilustrasi
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, lembaga antirasuah membongkar dugaan praktik suap di lingkungan peradilan, dengan sasaran utama Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat.

    Dalam operasi senyap yang digelar pada Kamis (5/2) malam, KPK mengamankan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan. Penangkapan ini diduga kuat berkaitan dengan pengurusan perkara sengketa lahan yang tengah bergulir di wilayah Depok.

    OTT tersebut kembali menjadi tamparan keras bagi wajah penegakan hukum di Indonesia. Institusi peradilan yang seharusnya menjadi benteng terakhir keadilan justru kembali tercoreng oleh praktik transaksional.

    Selain Bambang Setyawan, penyidik KPK turut mengamankan sejumlah pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara ini. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan timnya memergoki langsung proses penyerahan uang dari pihak swasta kepada aparat penegak hukum.

    “Terjadi penangkapan terhadap para pelaku tindak pidana korupsi yang tertangkap tangan saat melakukan aktivitas penyerahan uang. Ada dana yang berpindah dari pihak swasta kepada aparat penegak hukum,” ujar Asep di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

    Menurut Asep, dugaan suap tersebut berkaitan dengan upaya memengaruhi penanganan perkara sengketa lahan. Pihak swasta diduga memberikan sejumlah uang kepada Wakil Ketua PN Depok agar perkara dapat diproses sesuai kepentingannya.

    “Secara garis besar, perkara ini berkaitan dengan sengketa lahan dan melibatkan Saudara BS. Rinciannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” tegasnya.

    Dalam operasi tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Jumlah tersebut memperkuat dugaan adanya praktik jual beli perkara di lingkungan peradilan.

    Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto turut membenarkan adanya OTT tersebut. Ia memastikan pihak yang diamankan berasal dari unsur aparat penegak hukum.

    Artikel lain  Kejaksaan Agung Memeriksa 1 Orang Saksi Terkait Perkara Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek

    “Penyidik telah mengamankan uang tunai sebagai barang bukti, jumlahnya ratusan juta rupiah,” ujar Fitroh melalui pesan singkat.

    Kasus ini kembali menambah daftar panjang dugaan korupsi di sektor peradilan. Publik pun kembali mempertanyakan komitmen moral dan integritas aparat hukum yang seharusnya menjadi penjaga keadilan, bukan justru menjadi bagian dari praktik suap.

    Sesuai ketentuan undang-undang, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah memastikan akan mengumumkan perkembangan perkara ini secara terbuka melalui konferensi pers resmi. (Red/Tim13)

    Integritas Aparat Jawa Barat Korupsi Hukum Mafia Perkara OTT KPK Penegakan Hukum PN Depok Sengketa Lahan Suap Peradilan
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Ajukan Banding Vonis Kasus Penembakan WNA Australia, Kejari Badung Nilai Putusan Belum Penuhi Rasa Keadilan

    Kodam IX/Udayana Klarifikasi Kasus Prada ADO, Status Prajurit Dibatalkan dan Dikembalikan Jadi Warga Sipil

    KPK Amankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam OTT

    Tiga Seniman Pendidik Bali Pamerkan Karya di Sanur, Tutur Ayu Jadi Ruang Refleksi Budaya

    Don't Miss
    Ekonomi

    Kredit dan Likuiditas Tumbuh, OJK Yakin Perbankan Tetap Solid

    By ebravenanda25 March 2026

    Jakarta | cakranews8 — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan fundamental industri perbankan nasional tetap solid…

    Gilimanuk Padat, Pangdam Udayana Pantau Dari Udara dan Siapkan Langkah Penguraian

    17 March 2026

    Kepala BNN Pimpin Delegasi RI di CND Wina, Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika Global

    15 March 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.