JAKARTA – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Reda Mantovani menghadiri dan memberikan sambutan pada acara penyampaian hasil kegiatan (exit meeting) Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengembangan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), khususnya terkait pekerjaan pengerukan alur dan kolam Pelabuhan Benoa oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero), bertempat di Bali, 24 Juli 2025. Acara ini merupakan bagian dari tindak lanjut pengamanan dan pengawalan yang dilakukan oleh Direktorat IV atau Direktorat Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM INTEL) terhadap proyek strategis nasional yang dijalankan oleh PT Pelindo. Kegiatan pengamanan ini menekankan pentingnya mitigasi terhadap potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan dan…
Author: cakranews8
JAKARTA – Senin 21 Juli 2025, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 9 (sembilan) orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset Teknologi (DIKBUDRISTEK) Republik Indonesia dalam Program Digitalisasi Pendidikan tahun 2019 s.d. 2022, berinisial: 1. STN selaku Sekretaris Dirjen Paud, Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2018 s.d. 2023. 2. HK selaku Direktur SD pada Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2018 s.d. 2020 & Tim Teknis Analisa Kebutuhan Alat Pembelajaran TIK tahun 2020. 3. PDP selaku Direktur SD pada Dirjen…
JAKARTA – Senin 21 Juli 2025, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 9 (sembilan) orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset Teknologi (DIKBUDRISTEK) Republik Indonesia dalam Program Digitalisasi Pendidikan tahun 2019 s.d. 2022, berinisial: 1. STN selaku Sekretaris Dirjen Paud, Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2018 s.d. 2023. 2. HK selaku Direktur SD pada Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2018 s.d. 2020 & Tim Teknis Analisa Kebutuhan Alat Pembelajaran TIK tahun 2020. 3. PDP selaku Direktur SD pada Dirjen…
JAKARTA – Senin 21 Juli 2025, Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) telah menetapkan 8 (delapan) orang tersangka dalam perkembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten dan PT Bank DKI Jakarta kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex) dan Entitas Anak Usaha. Tindakan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-62/F.2/Fd.2/10/2024 tanggal 25 Oktober 2024 jo. Nomor: 27a/F.2/Fd.2/03/2025 tanggal 23 Maret 2025. Adapun 8 (delapan) orang Tersangka tersebut ditetapkan karena ditemukan alat bukti yang cukup telah terjadi tindak pidana korupsi dalam pemberian…
Oleh: Ngurah Sigit BATUKARU – Di sebuah lereng sunyi Gunung Batukaru, Bali, seorang petani bernama Nanang Lecir menjawab dua pertanyaan dari seorang kakek tua berjenggot putih: “Mengapa guru pengabdi selalu mengutamakan muridnya? Dan mengapa telik sandi selalu mengutamakan pengorbanan?” Jawaban Nanang Lecir hanya satu kata: rasa. Rasa memiliki. Rasa menyayangi. Rasa mengasihi. Dan rasa mencintai negeri, dengan panji merah putih sebagai pusat getarnya. Kisah ini memang fiktif. Namun nilai yang dikandungnya sangat nyata: bahwa republik ini tidak hanya berdiri di atas fondasi formal kenegaraan, tetapi juga di atas pengabdian-pengabdian senyap. Mereka yang tidak tercatat dalam sejarah resmi, tetapi sesungguhnya…
Oleh: Ngurah Sigit. JAKARTA – Dalam sejarah panjang Nusantara, nama Prabu Airlangga bukan hanya tercatat sebagai raja besar, tetapi sebagai pemimpin visioner yang memahami arti sejati dari kedaulatan air. Di abad ke-11, ketika sungai meluap dan musim tak menentu mengancam rakyat, ia tidak memilih jalan kekuasaan yang kejam, melainkan memimpin langsung pembangunan saluran irigasi dan pengendalian air. Infrastruktur pengairan yang ia bangun di antaranya sistem irigasi di sepanjang Sungai Brantas bukan hanya solusi teknis, tetapi simbol keberpihakan penguasa pada rakyat dan alam. Ia memandang air sebagai anugerah yang harus dijaga dan diatur, bukan dieksploitasi. Di tengah krisis iklim dan…
JAKARTA – Kamis 17 Juli 2025, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 12 (dua belas) orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, PT Bank DKI dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex) dan entitas anak usaha, berinisial: 1. IKL selaku Direktur Utama PT Sritex. 2. IC selaku GM Accounting PT Sritex. 3. ID selaku Freelance PT Sritex.. 4. FP selaku Staf Keuangan PT Rayon Utama Makmur. 5.…
JAKARTA – Kamis 17 Juli 2025, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 1 (satu) orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset Teknologi (DIKBUDRISTEK) Republik Indonesia dalam Program Digitalisasi Pendidikan tahun 2019 s.d. 2022. Adapun saksi yang diperiksa berinisial PRA selaku Government Affairs & Public Policy/GAPP PT Google Indonesia, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset Teknologi (DIKBUDRISTEK) Republik Indonesia dalam Program Digitalisasi Pendidikan tahun 2019 s.d. 2022. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi…
Oleh : Ngurah Sigit DENPASAR – Pagi di desa Kahuripan selalu datang dengan suara gemericik air irigasi dan derit bambu yang dipakai menahan burung di pematang. Namun hari itu berbeda. Langit yang biasanya tenang kini berisik. Sebuah benda melayang, mengeluarkan suara menderu seperti tawon raksasa. Nang Lecir, seorang petani sepuh yang setia menggantungkan hidup dari tanah warisan leluhurnya, menghentikan pekerjaannya. Tangannya yang kotor lumpur menggenggam erat cangkul, matanya menatap langit dengan kerut yang makin dalam. “Itu teknologi terbaru,” suara berat menggema dari pinggir sawah. Seorang pria berkemeja bersih dan sepatu kulit berdiri di atas pematang. Ia adalah Tuan Tanah,…
DENPASAR – Seorang warga Desa Adat Pemogan berinisial WKS mengaku menjadi korban perundungan dan ancaman sanksi adat setelah menyampaikan kritik terhadap Jro Bendesa melalui media sosial. Dalam unggahannya, WKS menyinggung istilah “KKN” yang dimaknainya sebagai “Kanggo Keneh Nira”, mengkritik keberadaan Jro Bendesa yang tinggal di luar wilayah Desa Adat Pemogan, bertentangan dengan awig-awig desa. Akibat kritik tersebut, WKS dipanggil dalam dua kali rapat oleh pengurus dan anggota banjar. Namun, ia mengaku tidak diberi ruang untuk berbicara, justru mendapat perlakuan kasar dan penghinaan secara verbal. Bahkan, dalam salah satu rapat, seorang pengawas LPD mengalami kerauhan, meskipun bukan merupakan Jro Mangku. “Saya…