DENPASAR – Badan Pertanahan Nasional (BPN) melaksanakan pelantikan pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama pada Selasa, 18 Februari 2026. Pelantikan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi serta penguatan pelayanan pertanahan di pusat maupun daerah.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik yakni Dr. Arief Muliawan, S.H., M.H. sebagai Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Lampri, A.Ptnh., S.H., M.H. sebagai Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Dr. Andi Tenri Abeng, A.Ptnh., M.H. sebagai Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, serta Ir. Dony Erwan Brilianto, S.T., M.M. sebagai Staf Ahli Bidang Pengembangan Kawasan.
Sementara itu, pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik meliputi Drs. Fredy Marfin, M.Si. sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Barat, Ir. Rahmat, A.Ptnh., M.M., QRMO., CODP., C.Med. sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Selatan, Budi Hartanto, S.SiT., M.H., QRMP. sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara, serta I Made Daging, A.Ptnh., M.H. sebagai Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan pada Direktorat Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan.
Untuk wilayah Bali, jabatan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali kini diemban oleh Eko Priyanggodo, A.Ptnh., M.H., QCRO. menggantikan I Made Daging yang ditarik ke Jakarta. Selain itu, Kombespol Bagus Suseno, S.I.K., M.H. juga dilantik sebagai Inspektur Wilayah I pada Inspektorat Jenderal.
Rotasi jabatan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pertanahan, meningkatkan kepastian hukum, serta mempercepat penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Bali. (tim13)
