Jembrana | cakranews8 – Kepadatan arus mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk terlihat jelas dari udara. Antrean kendaraan mengular panjang di jalur Denpasar–Gilimanuk saat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto bersama Kapolda Bali melakukan pemantauan langsung menggunakan helikopter Sky Air, Selasa (17/03/2026).
Dari ketinggian, rombongan memantau kondisi lalu lintas yang dipadati berbagai jenis kendaraan yang hendak menyeberang menuju Pulau Jawa. Barisan truk logistik, bus antar kota, hingga kendaraan pribadi tampak bergerak perlahan, membentuk antrean panjang yang bahkan mencapai puluhan kilometer di beberapa titik menuju kawasan pelabuhan.
Pemantauan dari udara dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh kondisi di lapangan, terutama pada momentum puncak mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Jalur Denpasar–Gilimanuk yang menjadi urat nadi penghubung Bali dan Jawa kembali menghadapi lonjakan kendaraan yang signifikan.
Usai melakukan peninjauan udara, Pangdam IX/Udayana bersama rombongan langsung turun ke Pos Terpadu dan kawasan cargo Pelabuhan Gilimanuk. Di lokasi tersebut, Pangdam mengecek kesiapan personel gabungan dari TNI, Polri, serta instansi terkait yang bertugas mengamankan dan mengatur kelancaran arus mudik.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyerahkan tali asih kepada sejumlah petugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka yang berjaga di garis depan pengamanan mudik.
Pangdam IX/Udayana menegaskan perlunya langkah cepat dan terukur untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur menuju pelabuhan. Beberapa upaya yang menjadi perhatian di antaranya penambahan armada kapal penyeberangan, percepatan proses bongkar muat, hingga penyekatan kendaraan truk sumbu tiga di jalur Denpasar–Gilimanuk.
Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penumpukan kendaraan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus mudik serta distribusi logistik.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman mengatakan, keterlibatan Kodam IX/Udayana merupakan bagian dari dukungan TNI dalam operasi kemanusiaan pengamanan mudik Lebaran.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan optimal dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
“Kodam IX/Udayana akan terus bersinergi dengan Polri dan seluruh stakeholder terkait guna memastikan pengamanan arus mudik berjalan tertib, aman, dan lancar di wilayah Bali,” ujar Kapendam.
Pemantauan udara tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan seluruh skema pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan efektif, terutama di salah satu titik tersibuk jalur mudik yang menghubungkan Bali dan Jawa. (*)
