Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Berita»PAN Bali Gelar Musyawarah Wilayah, Siapkan Pengurus DPW Bali 2024-2029
    Berita

    PAN Bali Gelar Musyawarah Wilayah, Siapkan Pengurus DPW Bali 2024-2029

    By ebravenanda16 May 20253 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    DENPASAR – Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Musyawarah Wilayah VI Provinsi Bali, di Quest Hotel San, Jl. Mahendradatta no 93, Denpasar Barat, Bali, Jum’at (16/05/2025).

    Agenda utama pertemuan ini adalah menunjuk delapan anggota formatur yang akan memegang dua mandat krusial: menyusun kepengurusan DPW PAN Bali periode 2024-2029 dan mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) pada Juni mendatang.

    Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua Umum DPP PAN, menegaskan bahwa delapan formatur tersebut terdiri dari unsur DPW, termasuk anggota DPR RI, Muazzim Akbar dan Gek Yogi, serta enam anggota lain yang dipilih untuk memastikan konsolidasi internal berjalan lancar. “Target nasional PAN adalah masuk empat besar di Pemilu 2029. Khusus untuk Bali, kami mengejar minimal satu kursi DPR RI dan perwakilan di DPRD Provinsi serta setiap kabupaten/kota,” tegas Viva.

    PAN menegaskan diri sebagai partai inklusif yang terbuka bagi seluruh rakyat Indonesia, terlepas dari latar belakang agama atau suku. Viva Yoga menambahkan, strategi khusus akan disusun untuk memperkuat basis dukungan, termasuk pembinaan intensif dan kampanye terstruktur.
    “Secara ideologis, PAN adalah partai nasionalis religius milik seluruh masyarakat Indonesia, apapun agamanya, apapun sukunya,” pungkasnya.

    PAN Bali menghadapi pekerjaan rumah besar. Saat ini, partai tersebut belum memiliki perwakilan di legislatif Bali. Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), Sekjen DPP PAN, mengakui bahwa struktur internal partai di tingkat cabang dan ranting masih lemah. “Banyak pengurus yang terdaftar, tetapi tidak aktif bekerja. Ini harus dievaluasi total,” ujarnya.

    Eko menekankan pentingnya pendekatan khusus untuk Bali. Biasanya, DPP PAN hanya menggelar rapat via Zoom, namun kali ini seluruh jajaran pimpinan hadir langsung. “Kami ingin memberikan dukungan penuh agar kader di Bali merasa dimiliki dan termotivasi,” tambahnya.

    Artikel lain  Fitnah dan Insinuasi Tingkat Tinggi terhadap Sufmi Dasco Ahmad

    Eko Patrio juga menyoroti potensi gesekan internal menjelang pemilihan ketua DPW. Ia mengingatkan agar semua pihak menahan ego dan fokus pada tujuan bersama. “Kami belajar dari pengalaman. Dua periode terakhir, konflik internal justru membuat PAN kehilangan peluang. Di Bali, kami ingin semua berjalan harmonis,” pesannya.

    Muazzim Akbar, salah satu formatur yang juga anggota DPR RI, mengungkapkan komposisi tim formatur mencakup kader-kader berpengalaman. “Ada pengurus DPW senior, ada juga yang milenial. Kami akan segera rapat untuk menyusun kepengurusan yang solid,” ujarnya.

    Saat ini, PAN Bali berada dalam masa transisi setelah kepengurusan lama dinyatakan selesai tugasnya. Meski sempat beredar kabar bahwa dirinya akan menjadi ketua sementara, Muazzim menegaskan bahwa keputusan final masih menunggu hasil musyawarah formatur dan persetujuan Ketua Umum DPP PAN.

    “Ketua Umum memang memberi sinyal, tapi kami harus musyawarah dulu. Nanti jika sudah ada SK baru, kami umumkan,” jelasnya.

    Ia menekankan pentingnya regenerasi kader yang lebih agresif. “Masyarakat sekarang tidak lagi memilih berdasarkan tokoh, tapi siapa yang benar-benar menyentuh kebutuhan mereka. PAN harus hadir di akar rumput,” tambahnya.

    “Yang berat bisa menjadi ringan jika ada soliditas. Tapi, ini ujian nyata bagi PAN Bali,” pungkas Muazzim.

    Dengan waktu empat tahun menuju Pemilu 2029, PAN Bali ditantang untuk membuktikan keseriusannya. Apakah langkah konsolidasi dan dukungan langsung dari pusat ini mampu mengubah peta politik PAN di Pulau Dewata? Jawabannya akan terlihat dalam Musda Juni mendatang. (E’Brv)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    KPK Amankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam OTT

    Tiga Seniman Pendidik Bali Pamerkan Karya di Sanur, Tutur Ayu Jadi Ruang Refleksi Budaya

    Dari Laporan ke Kepastian: Ombudsman Awasi Kinerja Pelayanan Publik

    Rektor Unmas Denpasar Silaturahmi ke Polda Bali, Bahas Sinergi Pendidikan Berbasis Budaya

    Don't Miss
    Daerah

    Gilimanuk Padat, Pangdam Udayana Pantau Dari Udara dan Siapkan Langkah Penguraian

    By ebravenanda17 March 2026

    Jembrana | cakranews8 – Kepadatan arus mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk terlihat jelas dari udara. Antrean…

    Kepala BNN Pimpin Delegasi RI di CND Wina, Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika Global

    15 March 2026

    Ajukan Banding Vonis Kasus Penembakan WNA Australia, Kejari Badung Nilai Putusan Belum Penuhi Rasa Keadilan

    14 March 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.