Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Berita»Perwira Asal Jembrana Naik Jabatan, Sukawijaya Jadi Dirpolair Polri
    Berita

    Perwira Asal Jembrana Naik Jabatan, Sukawijaya Jadi Dirpolair Polri

    By cakranews829 March 2026Updated:29 March 20263 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Brigadir Jenderal (Brigjen) I Made Sukawijaya, S.I.K, M.Si (Foto: Istimewa)
    Brigadir Jenderal (Brigjen) I Made Sukawijaya, S.I.K, M.Si (Foto: Istimewa)
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan perombakan organisasi melalui mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) pada awal 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam dua surat telegram, yakni ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 dan ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026.

    Langkah mutasi ini menjadi bagian dari strategi pimpinan Polri untuk menjaga dinamika organisasi tetap adaptif, sekaligus memperkuat soliditas kepemimpinan dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

    Di antara sejumlah nama yang mendapat penugasan baru, I Made Sukawijaya menjadi salah satu figur yang mencuri perhatian. Perwira menengah asal Bali ini kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Direktur Kepolisian Perairan (Dirpolair) pada Korpolairud Baharkam Polri. Posisi tersebut memiliki peran vital dalam menjaga keamanan serta penegakan hukum di wilayah perairan nasional yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

    I Made Sukawijaya merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997, yang dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang kepolisian perairan serta pengalaman kepemimpinan di berbagai penugasan strategis.

    Penunjukan Sukawijaya dinilai berlandaskan rekam jejak dan pengalaman yang mumpuni. Ia sebelumnya dikenal saat menjabat sebagai Kapolres Buleleng, wilayah dengan karakter pesisir dan dinamika kamtibmas yang kompleks. Dalam kepemimpinannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Pengalaman memimpin di wilayah tersebut menjadi bekal penting dalam mengemban tugas di tingkat pusat. Di Korpolairud, ia dihadapkan pada tantangan pengelolaan operasi kepolisian perairan yang menuntut ketegasan, sekaligus kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi guna meningkatkan efektivitas koordinasi lintas sektor.

    Penugasan ini juga dipandang sebagai bentuk kepercayaan institusi terhadap kapasitas kepemimpinan dan integritas yang dimilikinya. Rotasi jabatan di level nasional bukan sekadar penyegaran organisasi, tetapi juga menjadi tahapan strategis dalam penguatan pengalaman sebelum kemungkinan kembali mengemban tanggung jawab yang lebih luas di daerah.

    Artikel lain  Pangdam Zamroni: Prajurit Disumpah Menegakkan Kedaulatan Bangsa

    Sebagai putra daerah Jembrana, Bali, kiprah Sukawijaya turut membawa makna tersendiri. Dengan karakter Bali sebagai wilayah kepulauan yang memiliki potensi kerawanan maritim, kehadiran perwira dengan latar belakang kepolisian perairan dinilai relevan dalam mendukung sistem keamanan wilayah yang terintegrasi.

    Perjalanan karier I Made Sukawijaya menunjukkan konsistensi di bidang kepolisian perairan. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Kapal A2-1 di Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri pada 2010, yang menjadi fondasi pengalaman operasionalnya di laut.

    Selanjutnya, ia bertugas di Polda Kepulauan Riau sebagai Perwira Menengah pada 2012 dan kemudian dipercaya sebagai Kasatrol Ditpolair. Dalam posisi tersebut, ia berperan dalam menjaga keamanan perairan strategis yang rawan pelanggaran lintas batas.

    Kariernya terus berkembang ketika dipercaya sebagai Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditpolair Polda Kepulauan Riau pada 2013. Jabatan ini menempatkannya di garis depan dalam penanganan berbagai tindak pidana maritim, seperti illegal fishing, penyelundupan, hingga pelanggaran hukum lainnya.

    Pengalaman panjang tersebut mengantarkannya pada berbagai posisi strategis hingga akhirnya dipercaya memimpin Direktorat Kepolisian Perairan di tingkat nasional. Dalam kepemimpinannya, ia dikenal mendorong peningkatan patroli laut serta penguatan kapasitas sumber daya manusia untuk menjawab tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks.

    Secara sosiologis, rekam jejak Sukawijaya mencerminkan tipologi perwira Polri yang tumbuh dari pengalaman lapangan dan berkembang ke peran strategis di tingkat institusi. Kombinasi pengalaman empiris dan kemampuan manajerial menjadi modal penting dalam menjaga kedaulatan serta stabilitas keamanan perairan Indonesia.

    Ke depan, tantangan yang dihadapi tidak hanya terkait kejahatan konvensional di laut, tetapi juga isu-isu strategis seperti keamanan maritim terpadu, illegal fishing, hingga dinamika geopolitik kawasan. Dalam konteks tersebut, kepemimpinan berbasis pengalaman lapangan menjadi aset penting bagi penguatan institusi Polri secara berkelanjutan. (Tim13)

    Artikel lain  Dari Akar Mangrove Tumbuh Harapan: Nelayan Kedonganan Lihat Masa Depan Hijau dan Ekonomi Baru
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    KPK Amankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam OTT

    Tiga Seniman Pendidik Bali Pamerkan Karya di Sanur, Tutur Ayu Jadi Ruang Refleksi Budaya

    Dari Laporan ke Kepastian: Ombudsman Awasi Kinerja Pelayanan Publik

    Rektor Unmas Denpasar Silaturahmi ke Polda Bali, Bahas Sinergi Pendidikan Berbasis Budaya

    Don't Miss
    Berita

    Perwira Asal Jembrana Naik Jabatan, Sukawijaya Jadi Dirpolair Polri

    By cakranews829 March 2026

    JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan perombakan organisasi melalui mutasi terhadap sejumlah…

    Banjir Buleleng, Mercure Kuta Bali Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Warga

    28 March 2026

    Kintamani di Ambang Krisis Pariwisata, Lalat hingga Retribusi Dikeluhkan Wisatawan

    27 March 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.