Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Cerita Rakyat»Rasa Hulu Yeh Ho
    Cerita Rakyat

    Rasa Hulu Yeh Ho

    By cakranews815 July 20251 Min Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Oleh : Ngurah Sigit.

     

    DENPASAR – Pagi menyapa lereng Gunung Batukaru. Di bawah pohon randu tua, seorang kakek duduk diam. Bajunya hitam, udengnya kusam, dan janggut putihnya menjuntai seperti akar waktu. Di pangkuannya, sebuah buku lusuh terbuka tempat ia menuliskan suara alam.

    Matanya menatap jauh, pada air terjun Hulu Yeh Ho yang mengalir jernih dan penuh daya. Di puncak pohon, seekor rajawali bertengger gagah, matanya tajam menatap ke barat.

    Kakek menarik napas panjang. Dalam hatinya terdengar suara:

    “Kekuasaan tertinggi di dunia ini adalah rasa. Rasa cinta, rasa peduli, rasa tanggung jawab pada tanah yang menghidupi.”

    Tiba-tiba angin datang membawa kabut tipis. Rintik hujan jatuh perlahan, menyatu dengan tanah. Dari kejauhan, suara seruling bambu bergaung. Bukan musik, tapi pesan.

    Kakek menuliskan kalimat terakhirnya pagi itu:

    ” Tanpa petani, negeri ini lapar. Tanpa air, tanah ini mati. Tanpa ibu, bangsa ini tak bernyawa.”

    Ia menutup bukunya. Rajawali mengepakkan sayap dan terbang tinggi ke langit. Di balik awan, sang kakek tahu.Indonesia tetap hidup karena yang kecil tidak pernah dilupakan alam, ibu, dan petani.

    Penulis Adalah : Sosiolog, Budayawan dan Pemerhati Media.

    Artikel lain  Tiang Merah Putih Nang Lecir
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Nanang Lecir: Dari Lumpur ke Langit, Rabu 13 Agustus 2025

    Rasa yang Menyangga Republik

    Tiang Merah Putih Nang Lecir

    Dongeng Melati di Gubuk Tua

    Don't Miss
    Daerah

    Gilimanuk Padat, Pangdam Udayana Pantau Dari Udara dan Siapkan Langkah Penguraian

    By ebravenanda17 March 2026

    Jembrana | cakranews8 – Kepadatan arus mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk terlihat jelas dari udara. Antrean…

    Kepala BNN Pimpin Delegasi RI di CND Wina, Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika Global

    15 March 2026

    Ajukan Banding Vonis Kasus Penembakan WNA Australia, Kejari Badung Nilai Putusan Belum Penuhi Rasa Keadilan

    14 March 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.