Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Berita»Tanggapi Pernyataan Surya Paloh, Ketua Partai Garuda Bali Tolak Modernisasi Infrastruktur yang Korbankan “Ruh” Bali
    Berita

    Tanggapi Pernyataan Surya Paloh, Ketua Partai Garuda Bali Tolak Modernisasi Infrastruktur yang Korbankan “Ruh” Bali

    By ebravenanda7 April 20252 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    DENPASAR –I Gusti Agung Ronny Indra Wijaya Sunarya, Ketua Partai Garda Republik Indonesia (Garuda) Bali, menanggapi tegas pernyataan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh yang menyebut infrastruktur Bali masih kurang layak.

    Sebagai Ketua partai Garuda Bali, dirinya menegaskan, pembangunan di Bali harus mengutamakan kelestarian budaya dan lingkungan, bukan sekadar memperlebar jalan atau modernisasi fisik.

    Ronny mengingatkan bahwa wisatawan datang ke Bali untuk merasakan tradisi, bukan mencari infrastruktur modern.

    “Orang datang ke Bali melihat adat dan budaya, bukan jalan besar. Memperlebar jalan bukan solusi kemacetan, malah mengorbankan lahan produktif dan ruang hijau. Kalau sawah dan paru-paru Bali hilang, siapa yang rugi? Bali sendiri,” tegasnya saat ditemui dikantor partai Garuda Bali, Senin (07/04/2025)

    Sebagai putra asli Bali, dirinya menegaskan, modernisasi jangan sampai menghilangkan “taksu” (roh spiritual) Bali.

    “Boleh bangun infrastruktur, tapi jangan tinggalkan seni dan ciri khas Bali. Jangan sampai Bali jadi Betawi kedua. Wisatawan cari nuansa unik Bali, bukan mall atau jalan raya. Lihat Vietnam atau Jepang, jalannya kecil-kecil tapi pariwisatanya maju karena tradisi,” jelasnya.

    Ia mengingatkan, Bali sudah “berkeringat” akibat perubahan iklim, sehingga pengurangan lahan hijau berisiko memperparah kondisi.

    Ronny mendorong Pemprov Bali untuk bijak dalam pembangunan dengan menolak alih fungsi lahan hijau untuk proyek beton, perbanyak ruang terbuka hijau, bukan malah dikurangi, serta pembangunan yang harus selaras dengan kearifan lokal.

    “Saya lahir dan cari makan di Bali. Saya cinta Bali. Biarkan Bali tetap menjadi Bali,” tegasnya.

    Ronny mengisyaratkan kekhawatiran adanya proyek infrastruktur besar di balik pernyataan Surya Paloh, meski tak menyebut detail. “Kita tidak berani menuduh, tapi saya tergelitik. Jangan sampai Bali dikorbankan,” ucapnya.

    Artikel lain  Mutasi Besar-Besaran Polri: Kombes Pol. Tri Bisono Soemiharso Jabat Posisi Strategis di SSDM

    Ia menekankan, Bali bukan sekadar objek pembangunan, tapi entitas hidup yang memberi nilai lebih bagi Indonesia.

    “Modernisasi boleh, asal tidak bunuh ruh Bali. Kalau itu hilang, habislah kita,” tandasnya. (Tim-08)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    KPK Amankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam OTT

    Tiga Seniman Pendidik Bali Pamerkan Karya di Sanur, Tutur Ayu Jadi Ruang Refleksi Budaya

    Dari Laporan ke Kepastian: Ombudsman Awasi Kinerja Pelayanan Publik

    Rektor Unmas Denpasar Silaturahmi ke Polda Bali, Bahas Sinergi Pendidikan Berbasis Budaya

    Don't Miss
    Daerah

    Gilimanuk Padat, Pangdam Udayana Pantau Dari Udara dan Siapkan Langkah Penguraian

    By ebravenanda17 March 2026

    Jembrana | cakranews8 – Kepadatan arus mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk terlihat jelas dari udara. Antrean…

    Kepala BNN Pimpin Delegasi RI di CND Wina, Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika Global

    15 March 2026

    Ajukan Banding Vonis Kasus Penembakan WNA Australia, Kejari Badung Nilai Putusan Belum Penuhi Rasa Keadilan

    14 March 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.