MANGGARAI | cakranews8 – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Gempa Flores di Manggarai Barat, Minggu (16/8/2026). Langkah ini memacu percepatan evakuasi, penanganan darurat, dan penyaluran logistik bagi warga terdampak di Nusa Tenggara Timur.
Fokus Utama: Penanganan Mbay dan Maumere
Berdasarkan pemetaan lapangan, kawasan Mbay dan Maumere menjadi dua lokasi yang mengalami dampak kerusakan paling serius. Tingkat kerusakan infrastruktur di wilayah ini menuntut tindakan darurat yang tidak sekadar bergantung pada jalur darat.

Sebagai langkah cepat, bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto telah diterbangkan menggunakan pesawat Hercules A-1343 milik TNI Angkatan Udara. Bantuan ini langsung diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terisolasi.
“Bantuan dari Presiden Republik Indonesia sudah kita dorong ke wilayah terdampak. Seluruh jajaran TNI juga terus kita siagakan untuk membantu masyarakat, terutama di daerah yang mengalami dampak cukup berat,” tegas Mayjen TNI Piek Budyakto.
Strategi Tanggap Darurat dan Pemulihan Vital
Dalam rakor yang berlangsung di Aula Setda Kantor Bupati Manggarai Barat, penanganan bencana difokuskan pada lima sektor prioritas:
- Evakuasi dan Kesehatan: Penyelamatan warga serta penyediaan layanan medis darurat di titik krisis.
- Logistik dan Posko: Pembukaan Posko Utama di Labuan Bajo dan Maumere untuk menjamin akurasi distribusi.
- Infrastruktur Vital: Percepatan perbaikan jaringan listrik dan menara komunikasi yang terputus.
- Aksesibilitas: Pemulihan jalan dan jembatan guna mempermudah lalu lintas bantuan serta ketersediaan BBM.
- Pendataan Terdampak: Penyusunan data menyeluruh untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Sinergi Lintas Sektor untuk Keselamatan Warga
Keberhasilan masa tanggap darurat ini bertumpu pada koordinasi ketat antara TNI, Forkopimda NTT, serta pemerintah pusat.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menekankan bahwa seluruh personel di lapangan telah diperintahkan untuk mengedepankan kepedulian dan kecepatan bertindak.
”TNI bersama pemerintah dan seluruh unsur terkait akan terus bergerak secara terpadu. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat, percepatan evakuasi, pemunahan kebutuhan dasar, serta membantu memulihkan kondisi wilayah,” ujar Amrizal.
Proses pemulihan kini terus berjalan maraton agar roda kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Flores dapat kembali normal.(Pendam IX/Udy)
