Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Hukum»Mantan Kakanwil BPN Bali I Made Daging Ditahan Polda Bali Terkait Dugaan Pemalsuan Surat
    Hukum

    Mantan Kakanwil BPN Bali I Made Daging Ditahan Polda Bali Terkait Dugaan Pemalsuan Surat

    By cakranews817 September 20262 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    DENPASAR – Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali, I Made Daging, kini menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Bali. Penahanan tersebut dilakukan setelah Daging ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemalsuan surat.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Ariasandy, membenarkan penahanan tersebut. Menurutnya, Daging ditahan setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali pada Rabu, 16 September 2026.

    “Berdasarkan dua alat bukti yang cukup dan terpenuhinya syarat formal, materiel, subjektif dan objektif, dilakukan penahanan terhadap tersangka IMD selama 20 hari di Rutan Polda Bali,” kata Ariasandy, Kamis (17/9/2026).

    Perkara yang menjerat Daging berkaitan dengan dugaan pemalsuan surat ketika dirinya masih menjabat sebagai Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Badung.

    Kasus tersebut bermula dari adanya pengukuran terhadap sejumlah Sertifikat Hak Milik (SHM) yang berada di kawasan Pura Dalem Balangan pada September 2020. Pengukuran dilakukan Kantah Badung setelah adanya rekomendasi dari Ombudsman RI.

    Rekomendasi tersebut diterbitkan berkaitan dengan laporan pengempon Pura Dalem Balangan, I Made Tarip Widarta, yang sebelumnya mengadukan dugaan maladministrasi dalam persoalan pertanahan tersebut.

    Dalam prosesnya, pengukuran yang dilakukan BPN pada 2020 itu kemudian dipersoalkan dan diduga tidak dilakukan sebagaimana mestinya. Persoalan tersebut selanjutnya dilaporkan Tarip terhadap I Made Daging pada Januari 2026.

    Polda Bali kemudian menetapkan Daging sebagai tersangka pada 3 September 2026. Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik melaksanakan gelar perkara dan menyatakan telah terpenuhi dua alat bukti.

    “Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilaksanakan pada tanggal 3 September 2026 dan dua alat bukti yang telah terpenuhi,” ujar Ariasandy.

    Dalam perkara ini, penyidik Polda Bali menerapkan Pasal 391 dan Pasal 392 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pemalsuan surat.

    Artikel lain  JAM-Pidum Setujui 5 Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice, Salah Satunya Kasus Penadahan di Rokan Hulu

    Atas sangkaan tersebut, I Made Daging terancam pidana penjara dengan ancaman maksimal delapan tahun.

    Untuk kepentingan penyidikan, Polda Bali juga telah mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut terdiri atas 59 surat atau dokumen, dua unit laptop, serta dua unit flashdisk.

    Penahanan terhadap I Made Daging dilakukan selama 20 hari di Rutan Polda Bali terhitung setelah proses pemeriksaan pada Rabu (16/9/2026). (Tim13)

    BPN Badung BPN Bali Ditreskrimsus Polda Bali Kakanwil BPN Bali Made Daging Polda Bali
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Brigjen Pol. Putra Putra Sedana, Akpol 1995, Putra Mengwi Badung yang Dipercaya sebagai Wakabareskrim Polri

    Kapolri Suyudi Gerakkan Gerbong Mutasi, Sejumlah Pejabat Strategis Bergeser

    Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Ungasan Disita Kortastipidkor, Dugaan Ruislag Didalami

    BNN RI dan Bea Cukai Bongkar Jaringan Vape Etomidate dari Malaysia, Sita 170 Cartridge dan Amankan Tujuh Tersangka

    Don't Miss
    OPINI

    Arak Bali Tembus Las Vegas: Ketika Warisan Lokal Mengangkat Martabat Bangsa

    By cakranews826 October 2026

    Oleh: Prof.Dr. Sukewati Lanang Putra Perbawa, SH., M.Hum. Empat botol Arak Bali terjual USD400 atau…

    Spiritualitas sebagai Kompas Pembangunan Bali, Refleksi Lima Puluh Menit Diskusi di Kediaman Wayan Koster

    25 October 2026

    Libatkan NNCC China, BNN dan Polri Ungkap Laboratorium Sabu Internasional di Aceh

    24 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.