DENPASAR – Mutasi jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menyentuh jajaran Polda Bali. Kombes Pol I Wayan Winaya, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), ditunjuk sebagai Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Denpasar.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Dalam surat tersebut, Winaya tercatat menempati jabatan baru sebagai Kapolresta Denpasar, menggantikan Kombes Pol Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H.
Pergantian ini menjadi bagian dari rotasi dan mutasi personel yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Berdasarkan pemberitaan detikBali pada Minggu (11/10/2026), Leonardo selanjutnya mendapat penugasan sebagai Penyelidik Pengamanan Internal Madya Tingkat II pada Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.
Sebelum ditugaskan ke Polda Bali, Winaya mengemban amanah sebagai Dirpamobvit Polda NTB selama sekitar satu tahun. Jabatan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan tugas pengamanan objek vital serta koordinasi pengamanan berbagai fasilitas strategis.
Rekam jejak tugas Winaya di Polda NTB antara lain terlihat dalam kegiatan pengamanan MotoGP Mandalika 2025. Saat itu, ia memimpin apel kesiapan personel pengamanan sebagai Kepala Operasi Mandalika Rinjani 2025. Selain itu, pada akhir September 2026, Winaya juga terlibat dalam penguatan koordinasi pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan melalui kerja sama Polda NTB dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara.
Sementara itu, Leonardo David Simatupang meninggalkan jabatan Kapolresta Denpasar setelah sekitar delapan bulan bertugas. Berdasarkan laporan detikBali, pergantian tersebut telah dikonfirmasi oleh Seksi Humas Polresta Denpasar. Adapun jadwal serah terima jabatan saat pemberitaan tersebut diterbitkan masih menunggu informasi lebih lanjut.
Mutasi ini merupakan bagian dari pergeseran jabatan yang lebih luas di tubuh Polri. Dalam pemberitaan Tribratanews Polri yang mengutip ANTARA pada 11 Oktober 2026, sebanyak 199 personel, yang terdiri atas perwira tinggi dan perwira menengah, tercatat mengalami rotasi berdasarkan surat telegram tersebut.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier. Penempatan personel mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, serta integritas agar setiap pejabat mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.
Dengan penugasan baru tersebut, I Wayan Winaya akan mengemban tanggung jawab memimpin Polresta Denpasar. Kepemimpinan di wilayah ibu kota Provinsi Bali ini memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mendukung kelancaran aktivitas pariwisata, serta memastikan pelayanan kepolisian berjalan optimal.
Sumber: Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026; detikBali; Tribratanews Polri; Tribratanews Polda NTB. (Tim13)
