BADUNG – Cakranews8.com, Bertempat di Ballroom Pecatu Hall Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Kawasan Itdc Nusa Dua – Bali, Kec.Kuta Selatan Kab.Badung, berlangsung kegiatan Bali Regional Air And Space Power Forum 2024 yang merupakan serangkaian dari penyelenggaraan Bali International Airshow 2024 (BIAS 2024), Selasa (17/09/2024)
Dengan tema “Security For All : The Future Of Aerospace Technology And It’s Role In Humanitarian Assistance And Disaster Relief (HADR) Operation” dihadiri oleh 200 orang peserta dari berbagai sektor seperti TNI, Kementerian/Lembaga, Akademisi, Industri Terkait, serta Perwakilan Negara Asing.
Hadir dalam kegiatan :
a. TNI/Polri :
• Mersekal TNI M.Tonny Harjono, S.E., M.M. (Kasau)
• Kabasarnas, di Wakili Laksda TNI Ribut Eko Suyatno, SE.,M.M (Deputy Pencarian, Pertolongan dan Kesiap siagaan Basarnas RI)
• Mayjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si (Pangdam IX/Udayana)
• Irjen Pol Daniel Adityajaya (Kapolda Bali)
• Irjen Pol Hadi Purnomo (Kabinda Bali)
• Laksda TNI Sisyani Jaffar (Danpuspenerbal)
• Marsdya TNI Arif Mustofa (Dankodiklatau)
• Marsda TNI Dr. Budhi Achmadi, M.Sc (Pangkoopsud II)
• Marsda TNI Yudi Bustami S.Sos (Dankopasgat)
• Marsda TNI Andi Wijaya (Aspotdirga Kasau)
• Asops Kasal, di Wakili Waasops Kasal (Laksma TNI Sigit Santoso)
• Asintel Kasal, diwakili Pasiintel Lanal Denpasar (Mayor Laut (E) Samsul Rachmad Hidayat
• Kabais, di Wakili Brigjen Gusti Wirajana (Dansat Inteltek)
• Kolonel Pnb Agni Prayogo, S.E., (Danlanud Ngurah Rai Bali)
• Kolonel Laut (P) Endra Kusuma, ST., M.Tr.Opsla., M.Han (Danlanal Denpasar)
• Kolonel Inf Leo Agung Soembodo (Kasrem 163/WSA)
b. Delegasi :
• Chief Of Air Staff Philipines Mayjen Aristotel Danan Gonzales.
• Deputy Chief Of Airforce of vietname Mayjen But This Thau.
• Ambasador of The United Kingdom Dominic Jiremmy.
• Ambasador of Chile Mario Ignasio Zuniga.
• Chief of Staf Timor Leste Defence Force Brigjen Jose Dakosta Soares.
• Commander Airforce of China Letjen Qiao Xiang Ji.
• Air CDRE Bradley John Clarke (RRAF).
c. Narasumber :
• Zakir Hamid (Head of Region APAC and China)
• Andi Widjajanto (Penasihat Senior di LAB 45)
• Dr. Alistair B. Cook (Senior Fellow
Coordinator of Humanitarian Assistance and Disaster Relief Programme)
• Colonel Richard F. Ganske (Ass Chief, Strategic Competition Division at HQ Pacific Air Forces)
• Dr. Ir. Udrekh, S.E., M.Sc (Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB)
• Jose Juan Corcia Palomo (Head of Southeast Asia for airbus defence and space division)
• William C. Dickey (SR. Director Business Development Asia Pacific Bell Texron INC)
• Dr.-Ing. Ir. Wahyudi Hasbi (Kepala Pusat Riset Teknologi Satelit, Organisasi Riset Penerbangan & Antariksa, BRIN)
3. Rangkaian kegiatan :
a. Penyampaian dari Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono (Chief of Staff Indonesian Air Force) sekaligus membuka acara kegiatan, yang intinya :
1) Intensitas bencana alam saat ini semakin meningkat, menurut data dari Pusat Pemantauan Internal, pada akhir Tahun 2023, lebih dari 26 juta orang terkena dampak dari banjir, gempa bumi dan badai.
2) Untuk menghadapi tantangan kebencanaan memerlukan lebih dari sekadar reaksi cepat, yakni meningkatkan kerjasama untuk memperkuat kemampuan dalam menangani bencana. Indonesia sendiri sudah lama berhadapan dengan berbagai bencana seperti erosi, gempa bumi, dan bencana lainnya.
3) Perlu diingat bahwa kekuatan respons terhadap bencana sangat bergantung pada teknologi dan kerjasama antar pihak. Teknologi modern seperti drone, satelit, dan sistem C4ISR telah mengubah cara kita merespons bencana. Teknologi ini memungkinkan untuk mendapatkan informasi secara real-time dan berkomunikasi dengan cepat, dimana sangat membantu untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi dampak kerusakan bencana.
4) Namun teknologi saja tidak cukup, diperlukan kerjasama yang lebih erat dengan negara-negara lain untuk merespon adanya kejadian bencana dengan cepat. Forum Bali Airshow menyediakan ruang bagi semua pihak, baik militer, pemerintah, akademisi, dan pemimpin industri untuk terlibat dalam dialog yang bermanfaat dan berbagi pengetahuan.
5) Ide dan kontribusi yang akan anda sampaikan akan menjadi hal yang penting agar kita bisa meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan di masa depan. Pihaknya mengundang semua pihak untuk bergabung dalam upaya penyelamatan orang saat adanya krisis kebencanaan yang terjadi di suatu daerah.
b. Penyampaian dari Zakir Hamid (Head Of Region Asia Pasific & China Airbus Defence & Space), yang intinya :
1) Kawasan Asia Pasifik menghadapi ancaman eksistensial dari bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi telah menyebabkan kerugian manusia dan ekonomi yang signifikan. Di Tahun 2022 di Asia Pasifik terjadi 140 kejadian bencana yang berdampak pada 64 juta orang dimana terdapat sekitar 7500 kematian.
2) Indonesia juga mengalami bencana alam setiap tahun. Dengan lebih dari 17.000 pulau, merespons bencana di daerah-daerah terpencil menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Keterlibatan Airbus dalam bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana telah berkembang pesat. Airbus secara konsisten memberikan solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan pertahanan, meningkatkan kesiapan dan ketahanan, serta memperbaiki kecepatan dan efisiensi respon bencana.
3) Dalam model Airbus Kabul Airlift di Tahun 2021 dapat menampung sekitar 120.000 orang dari 30 negara untuk mengevakuasi orang-orang yang terkena dampak bencana. Dengan berinvestasi dalam kapabilitas udara, negara-negara dan organisasi regional seperti Asia dapat secara kolektif meningkatkan kemampuan untuk memahami dan menanggapi perubahan iklim serta membangun kota dan masyarakat yang lebih tangguh.
4) Sistem dan teknologi antariksa/udara memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan untuk peralatan, perbaikan, dan respons bencana, serta berkontribusi pada ketahanan nasional dan regional. Saat ini penting bagi pemerintah nasional untuk memprioritaskan modernisasi aset dan kapabilitas nasional. Hal itu dalah kebutuhan mendesak dan krusial untuk menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kerugian ekonomi ketika bencana terjadi.
c. Kegiatan dilanjutkan dengan panel diskusi yang terbagi dalam 2 sesi :
Sesi 1 : Understanding Disaster and the Role of Air Operation in Support of Executing HADR Operation, dengan narasumber Andi Widjayanto, MSc. (Lab 45), Dr. Alistair D.B.Cook (Rajaratnam School of Interational Studies/RSIS), Dr. Abdul Muhari (Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB) dengan beberapa Topik pembahasan diantaranya :
1) General Overview and Evolution of HADR Operation.
2) Understanding Disasterand Risk Mitigation with Lesson Learned from Asia.
3) Lesson Learned of the Role of Air Operat ions for HADR Mission from Indonesia.
Sesi 2 : The Future of Aerospace Technology for HADR Operation, dengan narasumber Zakir Hamid (Head of Region, Asia Pacific & China Airbus Defence and Space), Dr. Ing. lr. Wahyudi Hasbi, S.Si.M.Kom (Kepala Pusat Riset Teknologi Satelit Organisasi Riset Penerbangan & Antariksa BRIN), William C.Dickey (Bell Textron Inc. Air Operation) dengan beberapa Topik pembahasan diantaranya :
1) Satellte for Humanity : The Development of Remote Sensing Satellite Technology and its Role for HADR Operation.
2) Air Operation and Its Role for HADR Operation.
3) Current and Future Development of Aerospace Technology: How.Relevant is it for HADR Operation?
d. Kesimpulan bahwa kegiatan Bali Regional Air and Space Power Forum 2024 dalam rangka untuk membahas Masa Depan Teknologi Dirgantara dan Perannya dalam Operasi Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana serta Keamanan diseluruh kawasan Asia-Pasifik.
Untuk itu perlu Integrasi teknologi dirgantara yang canggih seperti Kendaraan Udara Nirawak (UAV), satelit dan sistem C4ISR ke dalam operasi HADR untuk respons bencana yang lebih efektif serta pentingnya mengintegrasikan bahan bakar penerbangan berkelanjutan global untuk mendorong masa depan yang lebih hijau bagi penerbangan dalam mencapai Net Zero Aviation pada Tahun 2050. (*)