Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Nasional»MAKI Soroti Anomali Persepsi Publik, Prestasi Hebat Penegak Hukum Tidak Sejalan dengan Citra Positif
    Nasional

    MAKI Soroti Anomali Persepsi Publik, Prestasi Hebat Penegak Hukum Tidak Sejalan dengan Citra Positif

    By cakranews826 January 20252 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Cakranews8.com || Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengaku terkejut atas hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan citra positif tiga lembaga penegak hukum Indonesia. Terdapat anomali dalam persepsi masyarakat terhadap kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung (Kejagung), dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

    Berdasarkan survei tersebut, citra positif KPK meningkat signifikan dari 60,9% pada September 2024 menjadi 72,6% di Januari 2025. Kejagung mencatat citra positif sebesar 70%, sementara Polri berada di posisi terakhir dengan 65,7%.

    Anomali Prestasi dan Persepsi

    MAKI menyoroti perbandingan prestasi tiga lembaga tersebut:

    1. Kejagung

    Meskipun jarang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kejagung berhasil mengungkap kasus besar seperti OTT terhadap Ricar Zarof (mantan pejabat Mahkamah Agung) dengan temuan uang sebesar Rp 1 triliun, yang melibatkan setidaknya empat hakim terkait kasus bebasnya Ronald Tanur.

    Kejagung juga sukses menangani kasus besar non-OTT seperti Timah, Asabri, Jiwasraya, dan sektor perkebunan.

    2. Polri

    Berhasil mengawal Pemilu dan Pilkada Serentak dengan aman.

    Respons cepat terhadap kasus-kasus viral di masyarakat, meski secara persepsi publik masih berada di posisi terakhir.

    3. KPK

    Citra KPK meningkat karena langkah-langkah dalam menyelesaikan kasus buronan Harun Masiku dengan penetapan tersangka Hasto Kristiyanto.

    Namun, MAKI menilai KPK belum menunjukkan gebrakan besar. OTT yang dilakukan masih menyasar kasus kecil seperti suap, perdagangan pengaruh, dan proyek pengadaan.

    KPK juga dianggap belum maksimal dalam pencegahan korupsi dan supervisi, yang terbukti dari kebocoran anggaran negara yang terus terjadi.

    Kekecewaan MAKI

    MAKI merasa bingung dan terkejut karena prestasi luar biasa Kejagung dan Polri kurang diapresiasi masyarakat. Kejagung, tanpa perlu dorongan gugatan praperadilan, mampu menangani kasus besar yang menyelamatkan keuangan negara hingga ratusan triliun rupiah. Sebaliknya, KPK seringkali lamban dalam merespons gugatan atas kasus-kasus mangkrak, seperti kasus Century.

    Artikel lain  Implementasi UU Intelijen, Timwas DPR sebagai Pengawas Strategis

    MAKI mendorong agar masyarakat lebih cerdas dan objektif dalam menilai citra penegak hukum melalui sosialisasi yang masif. MAKI juga meminta agar semua lembaga penegak hukum tidak kendor semangat dan terus memacu prestasi demi menjaga kepercayaan publik.

    “Apapun hasil survei, kami tetap menghormati Litbang Kompas sebagai sarana evaluasi. Namun, prestasi harus menjadi penentu utama dalam penilaian masyarakat terhadap lembaga penegak hukum,” ujar Boyamin Saiman, Koordinator MAKI.(*)

    Kontak:                                                            Boyamin Saiman                                      Koordinator MAKI Telp. 081218637589

     

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Bangsa

    JMSI Soroti Ancaman Kebebasan Pers, Tegaskan Peran Media Berbasis HAM

    Dari Densus 88 ke Polda Bali, I Made Astawa Resmi Jabat Wakapolda

    Wakapolri Dorong Penguatan Respons Aparat terhadap Modus Kejahatan Digital

    Don't Miss
    Daerah

    Gilimanuk Padat, Pangdam Udayana Pantau Dari Udara dan Siapkan Langkah Penguraian

    By ebravenanda17 March 2026

    Jembrana | cakranews8 – Kepadatan arus mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk terlihat jelas dari udara. Antrean…

    Kepala BNN Pimpin Delegasi RI di CND Wina, Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika Global

    15 March 2026

    Ajukan Banding Vonis Kasus Penembakan WNA Australia, Kejari Badung Nilai Putusan Belum Penuhi Rasa Keadilan

    14 March 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.