Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Hukum»Penetapan dan Penahanan Tiga Tersangka dalam Kasus Korupsi Pemberian Kredit PT Sritex
    Hukum

    Penetapan dan Penahanan Tiga Tersangka dalam Kasus Korupsi Pemberian Kredit PT Sritex

    By cakranews822 May 20253 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Cakranews8.com,  21 Mei 2025 – Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) serta PT Bank DKI kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex) dan entitas anak usahanya.

    Penetapan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-62/F.2/Fd.2/10/2024 tanggal 25 Oktober 2024 jo. Nomor: 27a/F.2/Fd.2/03/2025 tanggal 23 Maret 2025.

    Ketiga tersangka tersebut, ditetapkan setelah ditemukan alat bukti yang cukup, yaitu:

    1. DS, selaku Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial Bank BJB tahun 2020. Ditangkap di kediamannya di Jakarta Utara. Surat Penetapan Tersangka: TAP-36/F.2/Fd.2/05/2025.

    2. ZM, selaku Direktur Utama Bank DKI tahun 2020. Ditangkap di kediamannya di Makassar. Surat Penetapan Tersangka: TAP-37/F.2/Fd.2/05/2025.

    3. ISL, selaku Direktur Utama PT Sritex periode 2005–2022. Ditangkap di Solo. Surat Penetapan Tersangka: TAP-35/F.2/Fd.2/05/2025.

    Sebelumnya, Tim Penyidik telah memeriksa 46 saksi, 1 orang ahli, serta melakukan penggeledahan dan penyitaan di beberapa lokasi, termasuk:

    Apartemen DS di Jakarta Utara

    Rumah ZM di Kabupaten Baru, Makassar

    Rumah ISL di Solo

    Penyitaan mencakup 15 barang bukti elektronik dan sejumlah dokumen.

    Hari ini, penyidik juga memeriksa enam saksi tambahan:

    1. ERN (Kantor Akuntan Publik)

    2. RFL (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia)

    3. NTP

    4. RNL

    5. UK

    6. ADM (Bank BJB)

    Modus dan Kerugian Negara

    Pemberian kredit oleh Bank BJB dan Bank DKI kepada PT Sritex dilakukan secara melawan hukum, tanpa analisis yang memadai dan tidak memenuhi syarat Kredit Modal Kerja, meski peringkat kredit PT Sritex hanya BB-, yang seharusnya tidak layak menerima kredit tanpa jaminan.

    Artikel lain  Penahanan 3 Oknum Hakim Dipindahkan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ke Jakarta

    Dana kredit pun tidak digunakan sesuai peruntukannya, melainkan untuk membayar utang dan membeli aset nonproduktif. Saat ini, kredit tersebut telah macet dengan kolektibilitas 5, dan aset jaminan tidak mencukupi untuk menutupi kerugian negara.

    Total outstanding kredit yang belum dilunasi per Oktober 2024 mencapai Rp3,58 triliun, dengan rincian:

    Bank Jateng: Rp395,66 miliar

    Bank BJB: Rp543,98 miliar

    Bank DKI: Rp149,01 miliar

    Sindikasi (BNI, BRI, LPEI): ±Rp2,5 triliun

    Selain itu, PT Sritex juga menerima kredit dari 20 bank swasta lain, yang saat ini masih didalami.

    Akibat perbuatan para tersangka, negara dirugikan sebesar Rp692,98 miliar dari total outstanding tersebut. PT Sritex kini juga telah dinyatakan pailit oleh PN Niaga Semarang melalui Putusan No. 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN Niaga Smg.

    Dasar Hukum dan Penahanan Para tersangka disangkakan melanggar:

    Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

    jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

    Ketiganya kini ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari, mulai 21 Mei hingga 9 Juni 2025, berdasarkan:

    ISL: Surat Perintah Penahanan No. 32/F.2/Fd.2/05/2025

    DS: Surat Perintah Penahanan No. 33/F.2/Fd.2/05/2025

    ZM: Surat Perintah Penahanan No. 34/F.2/Fd.2/05/2025

    Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil penyidikan lanjutan.(Tim13)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Ungasan Disita Kortastipidkor, Dugaan Ruislag Didalami

    Mantan Kakanwil BPN Bali I Made Daging Ditahan Polda Bali Terkait Dugaan Pemalsuan Surat

    BNN RI dan Bea Cukai Bongkar Jaringan Vape Etomidate dari Malaysia, Sita 170 Cartridge dan Amankan Tujuh Tersangka

    Hashish 7,8 Kg Tujuan Bali Digagalkan, BNN Dalami Keterlibatan WNA Rusia Lain

    Don't Miss
    Nasional

    Pengamanan MotoGP Mandalika 2026 Libatkan 2.678 Personel, Polda NTB Andalkan Teknologi dan Partisipasi Masyarakat

    By cakranews813 October 2026

    MATARAM – Pengamanan MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya mengandalkan pengerahan ribuan personel kepolisian. Polda Nusa…

    Kombes I Wayan Winaya Dipercaya Pimpin Polresta Denpasar, Leonardo Simatupang Bergeser ke Divpropam

    11 October 2026

    Putra Buleleng Brigjen I Made Agus Prasatya, Alumni Akpol 1998 yang Kini Jabat Dirregident Korlantas Polri

    11 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.