Jakarta – Nusron Wahid selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) resmi melantik 85 pejabat pada Rabu (29/04/2026). Pelantikan tersebut terdiri dari 84 Pejabat Administrator dan satu Pejabat Fungsional, yang dilaksanakan serentak dari kantor pusat hingga kantor wilayah di seluruh Indonesia sebagai bagian dari penerapan sistem meritokrasi di lingkungan ATR/BPN.
Dalam keterangannya, Nusron Wahid menyebut bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses berkelanjutan dalam penataan sumber daya manusia (SDM). Ia menegaskan, rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam organisasi, mengingat adanya pejabat yang memasuki masa pensiun, kekosongan posisi, serta kebutuhan penyegaran struktural.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa reformasi SDM di Kementerian ATR/BPN dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yakni tour of duty (rotasi jabatan), tour of area (rotasi wilayah kerja), dan tour of time (pembatasan masa jabatan). Ketiga pendekatan ini diterapkan guna menjaga dinamika organisasi tetap berjalan efektif dan profesional.
Nusron juga menekankan pentingnya pembatasan masa jabatan, khususnya bagi Kepala Kantor. Ia menyebutkan bahwa penempatan di satu posisi sebaiknya tidak melebihi dua tahun agar tidak terjadi stagnasi serta untuk memastikan prinsip meritokrasi dapat berjalan optimal.
Selain itu, pengalaman lintas wilayah dinilai menjadi aspek penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur. Seluruh pegawai ATR/BPN didorong untuk memiliki pengalaman bertugas di berbagai wilayah Indonesia, baik barat, tengah, maupun timur, guna memperkaya perspektif dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Menutup arahannya, Nusron Wahid mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak terjebak dalam zona nyaman. Ia menegaskan bahwa rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi sebagai peluang pengembangan karier.
Dalam pelantikan tersebut turut hadir Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, bersama jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (red)
