Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Artikel»Koster Matahari dari Singaraja
    Artikel

    Koster Matahari dari Singaraja

    By cakranews816 June 20262 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Oleh: Ngurah Sigit

     

    Denpasar – Pada zaman ketika Bali diuji oleh gelombang perubahan, lahirlah seorang putra dari tanah Singaraja, negeri yang namanya berasal dari singha dan raja—Singa Raja. Lambangnya adalah Singa Ambara Raja, singa bersayap yang melambangkan keberanian, kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan bagi rakyat.

    Sejak kecil, ia diajarkan oleh alam bahwa matahari tidak pernah memilih kepada siapa cahayanya diberikan. Ia menyinari gunung dan pantai, desa dan kota, kaya maupun miskin. Dari situlah tumbuh keyakinannya bahwa pemimpin sejati harus memberi tanpa pamrih, berlaku adil tanpa membeda-bedakan, serta teguh menjaga keseimbangan kehidupan.

    Ketika dewasa, rakyat menjulukinya Koster Matahari dari Singaraja. Bukan karena ia ingin dipuja, melainkan karena ketekunannya menerangi jalan bagi banyak orang. Seperti matahari yang terbit tepat pada waktunya, ia bekerja dengan disiplin, konsisten, dan setia pada tujuan. Seperti matahari yang menghangatkan bumi, ia berusaha menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat dan menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah zaman yang berubah.

    Namun, ia juga memahami bahwa kekuatan tanpa kebijaksanaan akan menjadi kesombongan. Karena itu, ia meneladani Singa Ambara Raja: berani dalam tindakan, bijaksana dalam keputusan, dan melindungi mereka yang lemah. Baginya, kemajuan bukan sekadar membangun jalan dan bangunan, melainkan juga membangun jiwa, menjaga adat, budaya, alam, dan harmoni antara manusia, Leluhur, Tuhan, dan semesta.

    Rakyat kemudian mewariskan sebuah petuah:

    “Jadilah seperti matahari: memberi tanpa pamrih, adil tanpa pilih kasih, teguh tanpa goyah. Dan jadilah seperti Singa Ambara Raja: kuat dalam keberanian, luhur dalam kebijaksanaan, serta setia melindungi tanah kelahiran.”

    Sejak itu, kisah Koster Matahari dari Singaraja dikenang sebagai cerita tentang kepemimpinan yang berakar pada spiritualitas, berpandangan jauh ke depan, dan berpijak pada cinta tanah air. Sebab bangsa yang besar lahir dari pemimpin yang mampu menerangi zaman, sebagaimana matahari menerangi dunia tanpa pernah meminta balasan.

    Artikel lain  Believe: The Ultimate Battle, Saat Laga dan Hati Prajurit TNI Bertemu dalam Cerita yang Menginspirasi

    Penulis adalah: Sosiolog, Budayawan, dan Pemerhati Media.

    Bali Buleleng Kepemimpinan Bali Koster Matahari dari Singaraja Ngurah Sigit Singa Ambara Raja Singaraja Wayan Koster
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    BIBU Panji Sakti dan PTDI Teken Kontrak Tiga N219, Dorong Logistik Laut-Udara

    Koster Siapkan 1.000 Hektare Lahan PLTS, Bahlil: Paten Betul Gubernur Bali

    Tiga Jam Diskusi di Kediaman Gus Teja

    Koster Tinjau Sekolah Rakyat di Karangasem, Progres Pembangunan Tembus 95 Persen

    Don't Miss
    Hukum

    Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Ungasan Disita Kortastipidkor, Dugaan Ruislag Didalami

    By cakranews817 September 2026

    BADUNG – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menyita aset tanah negara seluas kurang…

    Mantan Kakanwil BPN Bali I Made Daging Ditahan Polda Bali Terkait Dugaan Pemalsuan Surat

    17 September 2026

    Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

    15 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.