Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Berita»Kegelapan Menyergap Bandara Bali, Layanan Penerbangan Berantakan
    Berita

    Kegelapan Menyergap Bandara Bali, Layanan Penerbangan Berantakan

    By ebravenanda11 October 2025Updated:11 October 20252 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Denpasar, 10 Oktober 2025 – Suasana chaos menyelimuti Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Jumat malam (10/10) setelah listrik padam total selama lebih dari satu jam. Gangguan yang terjadi pukul 18.13 WITA ini memaksa ribuan penumpang menjalani proses check-in secara manual dan berjuang menuju pintu keberangkatan dalam kondisi gelap dan tidak nyaman.

    Dalam pernyataan resminya, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini. “Kami memohon maaf kepada seluruh pengguna jasa bandara atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ucap Syaugi.

    Dia menjelaskan, aliran listrik baru dapat dipulihkan sepenuhnya pukul 19.18 WITA, setelah tim teknis bekerja menangani gangguan. Namun, jeda satu jam lima menit itu sudah cukup menciptakan kepanikan dan penumpukan penumpang di area check-in.

    Untuk mengurai kepadatan, petugas disiagakan untuk mengatur arus penumpang. Mereka juga bertugas memandu para traveller yang kebingungan di ruang tunggu yang gelap menuju boarding gate. Aktivitas penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan, mengalami gangguan signifikan.

    Hingga saat ini, pihak bandara masih melakukan pemeriksaan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti mati listrik mendadak tersebut. Mereka berjanji terus berupaya mengatur alur penumpang dan penerbangan agar dapat kembali normal.

    Namun, bagi penumpang seperti Wayan Sudira, seorang turis domestik yang hendak pulang ke Jakarta, malam itu adalah pengalaman yang melelahkan. “Saya harus antre check-in manual dengan penerangan minim. Suasana sangat panas dan ramai. Yang paling membuat khawatir adalah tidak ada kepastian kapan penerbangan bisa berangkat,” ceritanya.

    Insiden ini kembali mempertanyakan ketahanan sistem pendukung bandara internasional sekelas Ngurah Rai, yang menjadi gerbang utama pariwisata Bali. Banyak penumpang berharap, investigasi yang dilakukan tidak hanya berhenti pada pencarian penyebab teknis, tetapi juga diikuti dengan perbaikan sistem dan prosedur darurat untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. (Tim-08)

    Artikel lain  Lestarikan Tradisi, Puri Agung Karangasem Akan Gelar Upacara Baligia Utama 2025 dengan Khidmat
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    KPK Amankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam OTT

    Tiga Seniman Pendidik Bali Pamerkan Karya di Sanur, Tutur Ayu Jadi Ruang Refleksi Budaya

    Dari Laporan ke Kepastian: Ombudsman Awasi Kinerja Pelayanan Publik

    Rektor Unmas Denpasar Silaturahmi ke Polda Bali, Bahas Sinergi Pendidikan Berbasis Budaya

    Don't Miss
    Daerah

    Gilimanuk Padat, Pangdam Udayana Pantau Dari Udara dan Siapkan Langkah Penguraian

    By ebravenanda17 March 2026

    Jembrana | cakranews8 – Kepadatan arus mudik menuju Pelabuhan Gilimanuk terlihat jelas dari udara. Antrean…

    Kepala BNN Pimpin Delegasi RI di CND Wina, Dorong Pendekatan Berimbang dalam Penanganan Narkotika Global

    15 March 2026

    Ajukan Banding Vonis Kasus Penembakan WNA Australia, Kejari Badung Nilai Putusan Belum Penuhi Rasa Keadilan

    14 March 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.