Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Artikel»Darmawan Prasodjo Mengabdi Dengan Hati.
    Artikel

    Darmawan Prasodjo Mengabdi Dengan Hati.

    By cakranews813 December 2025Updated:13 December 20252 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Foto: ilustrasi
    Foto: ilustrasi
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Oleh : Ngurah Sigit.

     

    DENPASAR – Di tengah zaman yang kerap memaknai kesuksesan sebatas jabatan dan capaian materi, kisah hidup Darmawan Prasodjo menghadirkan definisi lain yang lebih dalam, jernih, dan relevan bagi masa depan Indonesia: kesuksesan adalah pengabdian.

    Pesan sang ayah kepada Darmawan sederhana, namun sarat nilai kebangsaan. Pergilah ke negeri orang untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya, lalu pulanglah ke Indonesia untuk mengabdi. Ilmu, dalam pandangan ini, bukan alat untuk meninggikan diri, melainkan amanah untuk memajukan rakyat. Ukuran keberhasilan pun bukan seberapa tinggi jabatan yang diraih, tetapi seberapa besar ilmu itu membawa kemaslahatan bagi bangsa.

    Nilai tersebut berpadu dengan prinsip “do it right”, bekerja dengan benar dan berintegritas. Prinsip ini bukan sekadar etos profesional, melainkan laku moral dan spiritual. Integritas menuntut keberanian untuk jujur, konsisten antara kata dan perbuatan, serta teguh menjaga kepentingan publik di atas kepentingan pribadi. Di sinilah pengabdian menemukan maknanya yang paling hakiki.

    Darmawan Prasodjo merepresentasikan wajah patriotisme modern: nasionalisme yang dibangun di atas kompetensi, ilmu pengetahuan, dan keberanian untuk kembali membangun negeri sendiri. Ia menunjukkan bahwa cinta tanah air tidak selalu diwujudkan lewat slogan, tetapi melalui kerja nyata yang benar, bersih, dan berpihak pada rakyat.

    Di tengah tantangan bangsa yang kian kompleks, Indonesia membutuhkan lebih banyak sosok yang mengabdi dengan hati—mereka yang menjadikan ilmu sebagai cahaya, integritas sebagai kompas, dan pengabdian sebagai tujuan hidup. Dari nilai itulah masa depan Indonesia dibangun, pelan namun pasti.

     

    Penulis Adalah : Sosiolog, Budayawan dan Pemerhati Media.

    Artikel lain  R.M. Oemargatab dan Etika Keheningan dalam Pengabdian
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Pendidikan Kunci dari Perubahan

    Karismatik Sang Master Lahir dari Doa dan Keteladanan Ibu

    Bank BPD Bali: Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan Bali

    Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat Diakui sebagai Salah Satu Destinasi Pantai dan Selancar Terbaik di Dunia

    Don't Miss
    Hukum

    Modus Identitas Palsu Terendus, Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Masuk Ilegal WN Irak

    By ebravenanda5 March 2026

    BADUNG | cakranews8 – Aparat imigrasi kembali menunjukkan ketegasan dalam menjaga pintu gerbang negara. Petugas…

    Dari Laporan ke Kepastian: Ombudsman Awasi Kinerja Pelayanan Publik

    5 March 2026

    Rektor Unmas Denpasar Silaturahmi ke Polda Bali, Bahas Sinergi Pendidikan Berbasis Budaya

    4 March 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.