Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Artikel»Pendidikan Kunci dari Perubahan
    Artikel

    Pendidikan Kunci dari Perubahan

    By cakranews827 February 2026Updated:28 February 20262 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Oleh : Tjok Istri Sri Ramaswati, SH.MM

    DENPASAR – Di sebuah desa kecil yang dikelilingi sawah dan pura tua, lahirlah seorang anak bernama Dharma. Ia tumbuh menyaksikan ketimpangan: kemiskinan, kebodohan, dan generasi muda yang kehilangan arah. Banyak yang mengeluh tentang nasib, tetapi sedikit yang mau berubah.

    Suatu sore, di pelataran pura, Dharma mendengar wejangan seorang sulinggih, “Ilmu adalah cahaya. Tanpa ilmu, manusia berjalan dalam kegelapan. Dengan ilmu, ia menyalakan dharma dalam dirinya.”

    Kata-kata itu membekas. Dharma memahami bahwa pendidikan bukan sekadar membaca dan berhitung, melainkan jalan untuk mengenal jati diri Atman yang suci. Pendidikan adalah tapasya pikiran, latihan untuk menundukkan ego, membangkitkan welas asih, dan menegakkan kebenaran.

    Ia belajar tanpa lelah. Kitab suci dipelajarinya, sains dikuasainya, sejarah bangsanya dihayatinya. Baginya, menjadi religius bukan berarti menjauh dari dunia, tetapi hadir untuk memperbaikinya. Ia percaya ajaran Tat Tvam Asi aku adalah engkau menjadi dasar membangun negeri tanpa kebencian.

    Tahun-tahun berlalu. Dharma kembali ke desanya sebagai pendidik. Ia tidak hanya mengajar teori, tetapi menanamkan karakter: disiplin sebagai wujud bhakti, kerja keras sebagai yajña, dan cinta tanah air sebagai dharma kebangsaan.

    “Bangsa yang besar,” katanya pada murid-muridnya, “lahir dari jiwa-jiwa tercerahkan. Pendidikan adalah api suci. Jika kita menjaganya, ia akan menerangi Indonesia.”

    Perubahan pun tumbuh perlahan. Anak-anak desa bermimpi lebih tinggi. Mereka tidak lagi pasrah pada keadaan. Mereka sadar, kemajuan bukan hadiah, melainkan hasil kesadaran.

    Di bawah langit senja, genta pura berdentang pelan. Dharma tersenyum. Ia tahu, revolusi sejati tidak dimulai dengan amarah, tetapi dengan pendidikan yang menyalakan kesadaran, kesadaran akan Leluhur, Tuhan, diri, dan tanah air.

    Artikel lain  Believe: The Ultimate Battle, Saat Laga dan Hati Prajurit TNI Bertemu dalam Cerita yang Menginspirasi

    “Karena pendidikan adalah kunci dari perubahan”

    Penulis Adalah : Ketua Yayasan Perguruan Rakyat Sarasawati Pusat Denpasar.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Menjemput Restu Tanah Para Sultan, Ikhtiar Bandara Internasional Bali Utara Dimulai dari Ternate

    Koster Matahari dari Singaraja

    Letkol Tedy Indra Wijaya: Pengabdi Setia Presiden Prabowo

    Karismatik Sang Master Lahir dari Doa dan Keteladanan Ibu

    Don't Miss
    Hukum

    Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Ungasan Disita Kortastipidkor, Dugaan Ruislag Didalami

    By cakranews817 September 2026

    BADUNG – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menyita aset tanah negara seluas kurang…

    Mantan Kakanwil BPN Bali I Made Daging Ditahan Polda Bali Terkait Dugaan Pemalsuan Surat

    17 September 2026

    Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

    15 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.