Denpasar – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah Polri. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026.0
Dalam surat telegram tersebut, Kombes Pol Dr. I Gede Adhi Mulyawarman, S.I.K., S.H., M.H yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali mendapat promosi jabatan baru sebagai Dirreskrimum Polda Jawa Barat.
Posisi Dirreskrimum Polda Bali selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Lintar Mahardhono, S.H., S.I.K., M.I.K. Sebelum ditugaskan di Bali, ia menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya TK III Bareskrim Polri.
Mutasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kelembagaan Polri dalam meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.
Kombes Pol Dr. I Gede Adhi Mulyawarman, S.I.K., S.H., M.H. merupakan seorang perwira menengah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang kini resmi menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Jawa Barat per Mei 2026.
Dalam perjalanan kariernya, ia dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan manajerial kepolisian. Sebelum dipercaya menduduki jabatan baru di Polda Jawa Barat, ia menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Bali sejak Juli 2024 hingga Mei 2026.
Selama bertugas di Bali, Kombes Gede Adhi menangani berbagai kasus menonjol, di antaranya pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap warga negara asing hingga pemberantasan mafia tanah di wilayah Bali.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Samapta Polda Bali pada periode 2023 hingga 2024 dengan tugas mengelola fungsi preventif serta pengendalian massa di wilayah hukum Polda Bali.
Kariernya terus menanjak setelah sebelumnya dipercaya memimpin Polres Karangasem sebagai Kapolres Karangasem pada periode 2021 hingga 2023 sebelum ditarik ke Mapolda Bali.
Di bidang prestasi, Kombes Gede Adhi juga menerima penghargaan Pin Emas dari Kementerian ATR/BPN pada Desember 2025 atas dedikasinya dalam Satgas Mafia Tanah yang berhasil mengungkap berbagai tindak pidana pertanahan dengan kerugian besar.
Tak hanya aktif di lapangan, ia juga dikenal memiliki latar belakang akademik yang kuat. Pada tahun 2024, Kombes Gede Adhi berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Udayana (UNUD). Disertasinya membahas penegakan hukum di era digital, khususnya terkait pemblokiran konten berbahaya.
Perwira melati tiga ini juga merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995.
Sementara itu, kehadiran Kombes Pol Lintar Mahardhono diharapkan mampu melanjutkan program kerja serta memperkuat penanganan tindak pidana umum di wilayah hukum Polda Bali.
Mutasi jabatan di tubuh Polri merupakan hal rutin sebagai bentuk regenerasi, pengembangan karier, dan peningkatan efektivitas organisasi dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian. (Tim13)
