Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Berita»Koster Siapkan 1.000 Hektare Lahan PLTS, Bahlil: Paten Betul Gubernur Bali
    Berita

    Koster Siapkan 1.000 Hektare Lahan PLTS, Bahlil: Paten Betul Gubernur Bali

    By cakranews825 August 20264 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JEMBRANA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan apresiasi kepada Gubernur Bali Wayan Koster atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap pengembangan energi surya nasional.

    Apresiasi itu disampaikan Bahlil saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

    Bahlil secara khusus menyoroti kesiapan lahan yang telah dilakukan Pemprov Bali. Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar 1.000 hektare lahan di kawasan tersebut untuk mendukung pengembangan program PLTS.

    “Gubernur Provinsi Bali, Bapak Wayan Koster sudah menyiapkan tanah 1.000 hektare di lokasi ini, suratnya sudah dikeluarkan, memang paten betul Gubernur Bali ini,” ujar Bahlil saat berada di lokasi peluncuran.

    Menurut Bahlil, kesiapan lahan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pengembangan energi terbarukan sekaligus agenda kemandirian energi nasional.

    Pujian tersebut disampaikan dalam momentum peluncuran program PLTS 100 GWp yang dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Jembrana.

    Dalam kesempatan itu, Prabowo secara resmi meluncurkan program PLTS 100 GWp yang pelaksanaannya diawali dengan pembangunan 14 PLTS di enam provinsi. Total kapasitas tahap awal tersebut mencapai 5,3 GWp.

    Enam provinsi yang menjadi lokasi awal pembangunan meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.

    “Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini secara resmi meluncurkan program PLTS 100 GWp, diawali dengan 14 PLTS di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau berkapasitas total 5,3 gigawatt peak,” kata Prabowo.

    Peluncuran tersebut sekaligus ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan PLTS. Untuk wilayah Bali, kegiatan dipusatkan di kawasan Monumen Operasi Lintas Laut Jawa-Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.

    Artikel lain  Dugaan Korupsi Fasilitas Kredit di BRI Manokwari, Empat Tersangka Ditetapkan

    Proyek yang dimulai di Bali adalah PLTS Gilimanuk. Berdasarkan data PT PLN (Persero), pembangkit tersebut dirancang memiliki kapasitas 300 megawatt peak (MWp).

    PLTS Gilimanuk juga akan dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi baterai atau Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 1.000 megawatt hour (MWh).

    Investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp6,057 triliun. Sementara itu, PLTS Gilimanuk diproyeksikan mampu menghasilkan energi sekitar 470 gigawatt hour (GWh) setiap tahun.

    Produksi energi tersebut diperkirakan dapat menghemat penggunaan bahan bakar minyak hingga 151 ribu kiloliter per tahun.

    Pengembangan energi surya di Bali tidak berhenti pada proyek Gilimanuk. Secara keseluruhan, Bali ditargetkan memiliki kapasitas pembangkit listrik tenaga surya mencapai 1.000 MWp yang didukung sistem penyimpanan energi baterai dengan kapasitas 3.300 MWh.

    Dengan demikian, pembangunan PLTS Gilimanuk menjadi bagian dari agenda yang lebih besar untuk meningkatkan kapasitas energi surya di Pulau Dewata.

    Target 100 GWp Rampung Tiga Tahun

    Presiden Prabowo dalam peluncuran tersebut menargetkan pembangunan PLTS dengan total kapasitas 100 GWp dapat dituntaskan dalam waktu tiga tahun.

    Namun, Prabowo juga mendorong agar target tersebut dapat dicapai lebih cepat. Ia menantang jajaran terkait untuk mengupayakan penyelesaian pembangunan dalam waktu dua tahun.

    Menurut Prabowo, percepatan pembangunan pembangkit energi surya merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia.

    “Intinya 100 gigawatt kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak akan takut perkembangan apa pun di bagian mana pun dunia,” ujar Prabowo.

    Selain PLTS, pemerintah juga mendorong pengembangan berbagai sumber energi lainnya, termasuk panas bumi, penemuan ladang gas baru, serta peningkatan produksi minyak.

    Artikel lain  Koster Perkuat Koordinasi dengan Menteri LH untuk Benahi Sampah di Bali

    Pengembangan sejumlah sumber energi tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi impor sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

    Prabowo juga menginstruksikan jajaran Kabinet Merah Putih, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), PT PLN (Persero), serta PT Pertamina (Persero) agar bergerak cepat dan bekerja secara solid dalam merealisasikan target tersebut.

    Program PLTS 100 GWp sendiri menjadi bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air. Program ini diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

    Bagi Bali, dimulainya pembangunan PLTS Gilimanuk menempatkan Jembrana sebagai salah satu titik penting dalam tahap awal pengembangan energi surya nasional.

    Kesiapan Pemprov Bali menyediakan lahan sekitar 1.000 hektare pun menjadi salah satu bentuk dukungan daerah yang mendapat perhatian pemerintah pusat.

    Hal tersebut sekaligus menjadi alasan Bahlil memberikan pujian secara langsung kepada Wayan Koster dengan menyebut Gubernur Bali tersebut sebagai sosok yang “paten betul” dalam mendukung program energi surya nasional. (tim13)

    Bahlil Lahadalia Bali BESS Danantara energi fosil energi nasional energi surya Energi Terbarukan ESDM Jembrana kemandirian energi ketahanan energi Pembangunan Bali Pertamina PLN PLTS 100 GWp PLTS Gilimanuk Prabowo Subianto Wayan Koster
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    BIBU Panji Sakti dan PTDI Teken Kontrak Tiga N219, Dorong Logistik Laut-Udara

    Prestasi Satrio Wibowo di President Cup: Buah Kerja Keras dan Keberanian

    Wolfgang’s Steakhouse Perkuat Bisnis Kuliner Premium, Cabang Ketiga Resmi Dibuka di Bali

    Penanggulangan Gempa Flores NTT: Kodam IX/Udayana Pasok Logistik dan Percepat Pemulihan

    Don't Miss
    Berita

    BIBU Panji Sakti dan PTDI Teken Kontrak Tiga N219, Dorong Logistik Laut-Udara

    By cakranews826 August 2026

    BANDUNG — PT BIBU Panji Sakti dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) resmi melangkah ke tahap…

    Koster Siapkan 1.000 Hektare Lahan PLTS, Bahlil: Paten Betul Gubernur Bali

    25 August 2026

    Prestasi Satrio Wibowo di President Cup: Buah Kerja Keras dan Keberanian

    25 August 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.