Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Berita»Koster Perkuat Koordinasi dengan Menteri LH untuk Benahi Sampah di Bali
    Berita

    Koster Perkuat Koordinasi dengan Menteri LH untuk Benahi Sampah di Bali

    By cakranews826 May 2026Updated:28 May 20263 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Di saat banyak orang hanya menjadikan persoalan sampah sebagai bahan keluhan di media sosial, Gubernur Bali Wayan Koster justru memilih bekerja senyap dengan satu kesadaran penting: Bali tidak akan bisa bertahan sebagai destinasi wisata dunia bila gagal menaklukkan persoalan sampahnya sendiri.

    Karena itu, koordinasi yang terus dilakukan Gubernur Koster dengan pemerintah pusat bukan sekadar rutinitas birokrasi. Ini menunjukkan bahwa penanganan sampah kini ditempatkan sebagai agenda prioritas yang harus diselesaikan secara serius, terukur, dan berkelanjutan.

    Pertemuan Gubernur Koster dengan Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat pada Senin 26 Mei 2026 di Jakarta menjadi bukti bahwa persoalan sampah tidak pernah dilepas begitu saja tanpa pengawalan.

    “Penanganan sampah tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada koordinasi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, desa adat, pelaku usaha, dan masyarakat. Karena sampah sudah menjadi persoalan bersama yang menyangkut masa depan Bali,” ucap Gubernur Koster.

    Gubernur Bali jebolan ITB Bandung ini juga menegaskan, komunikasi dengan Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat berjalan sangat baik karena adanya kesamaan pandangan dalam melihat persoalan lingkungan dan masa depan Bali.

    “Sesama alumni ITB Bandung, memudahkan dalam menyamakan persepsi dalam kebijakan dan upaya nyata yang harus dilaksanakan untuk menuntaskan penyelesaian masalah sampah di Bali, rahayu,” tegas Gubernur Koster.

    Di tengah tekanan pertumbuhan pariwisata dan meningkatnya produksi sampah setiap hari, Gubernur Koster memahami bahwa Bali tidak cukup hanya mengandalkan slogan kebersihan. Yang dibutuhkan adalah perubahan sistem secara menyeluruh, mulai dari pengurangan sampah dari sumber, penguatan pengelolaan berbasis desa dan TPS3R, hingga pembangunan teknologi pengolahan modern seperti PSEL.

    “Kalau sampah ini tidak ditangani serius dari sekarang, Bali akan menghadapi masalah lingkungan yang jauh lebih berat. Karena itu saya tidak pernah berhenti berkoordinasi agar penanganannya berjalan cepat, terpadu, dan nyata di lapangan,” terang Gubernur Bali 2 Periode ini.

    Artikel lain  Ni Kadek Umayanti, SH,: Advokat Bali yang Berkomitmen Melindungi Kaum Rentan dari Ketidakadilan Hukum

    Langkah koordinasi yang terus dilakukan juga menjadi jawaban bagi pihak-pihak yang selama ini menganggap persoalan sampah cukup selesai dengan kritik dan penolakan tanpa solusi. Sebab realitasnya, sampah tidak akan hilang hanya dengan perdebatan. Bali membutuhkan kerja nyata, keberanian mengambil keputusan, dan konsistensi kebijakan.

    Rencananya Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat turun langsung ke Bali pada Selasa 9 Juni 2026 bersama gubernur, wali kota, dan bupati memperlihatkan bahwa pemerintah pusat kini mulai memberi perhatian penuh terhadap ancaman sampah di Bali, termasuk kondisi TPA Suwung yang selama bertahun-tahun menjadi simbol darurat lingkungan yang tak kunjung tuntas.

    Bagi Gubernur Koster, menjaga Bali bukan hanya soal membangun infrastruktur atau pariwisata. Menjaga Bali berarti memastikan alamnya tetap bersih, lautnya tidak dipenuhi plastik, dan generasi mendatang tidak mewarisi pulau yang tenggelam oleh sampahnya sendiri. (tim13)

    Bali ITB Bandung Lingkungan Hidup Menteri Lingkungan Hidup Pariwisata Bali Pengelolaan Sampah PSEL Sampah Bali TPA Suwung Wayan Koster
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Libatkan NNCC China, BNN dan Polri Ungkap Laboratorium Sabu Internasional di Aceh

    Putu Andika Terpilih Ketua Apklindo Bali 2026–2031: Fokus Proteksi Tenaga Kerja Lokal

    Made Putra Widiastawa Terima Estafet Kepemimpinan Kodam IX/Udayana dari Piek Budyakto

    Suroso Isnandar Resmi Gantikan Darmawan Prasodjo sebagai Dirut PLN, Transformasi Berlanjut

    Don't Miss
    OPINI

    Arak Bali Tembus Las Vegas: Ketika Warisan Lokal Mengangkat Martabat Bangsa

    By cakranews826 October 2026

    Oleh: Prof.Dr. Sukewati Lanang Putra Perbawa, SH., M.Hum. Empat botol Arak Bali terjual USD400 atau…

    Spiritualitas sebagai Kompas Pembangunan Bali, Refleksi Lima Puluh Menit Diskusi di Kediaman Wayan Koster

    25 October 2026

    Libatkan NNCC China, BNN dan Polri Ungkap Laboratorium Sabu Internasional di Aceh

    24 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.