Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Artikel»Meneladani Prabu Airlangga Energi Air dan Kedaulatan Alam
    Artikel

    Meneladani Prabu Airlangga Energi Air dan Kedaulatan Alam

    By cakranews818 July 20252 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Oleh: Ngurah Sigit.

     

    JAKARTA – Dalam sejarah panjang Nusantara, nama Prabu Airlangga bukan hanya tercatat sebagai raja besar, tetapi sebagai pemimpin visioner yang memahami arti sejati dari kedaulatan air. Di abad ke-11, ketika sungai meluap dan musim tak menentu mengancam rakyat, ia tidak memilih jalan kekuasaan yang kejam, melainkan memimpin langsung pembangunan saluran irigasi dan pengendalian air.

    Infrastruktur pengairan yang ia bangun di antaranya sistem irigasi di sepanjang Sungai Brantas bukan hanya solusi teknis, tetapi simbol keberpihakan penguasa pada rakyat dan alam. Ia memandang air sebagai anugerah yang harus dijaga dan diatur, bukan dieksploitasi.

    Di tengah krisis iklim dan energi hari ini, nilai-nilai itu menjadi sangat relevan. Ketika kita berbicara tentang transisi energi, mari kita ingat bahwa Indonesia memiliki warisan pemikiran ekologis yang luhur. Airlangga adalah bukti bahwa kedaulatan energi dapat tumbuh dari kearifan lokal, dari pemahaman bahwa air bukan hanya sumber energi, tetapi sumber peradaban.

    Kini, saat dunia berlomba membangun PLTA dan energi hijau, kita tidak sedang mengadopsi hal baru kita sedang kembali ke akar kita sendiri.

    Maka sudah saatnya kita meneladani Prabu Airlangga. Bukan sekadar dengan membangun infrastruktur, tetapi dengan membangun kesadaran kolektif: bahwa menjaga air, menghormati alam, dan membela rakyat kecil adalah inti dari patriotisme sejati.

    Penulis Adalah : Sosilog, Budayawan dan Pemerhati Media.

    Artikel lain  Throne, Power, and Time: A Reflection on Ambition, Glory, and Life
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Menjemput Restu Tanah Para Sultan, Ikhtiar Bandara Internasional Bali Utara Dimulai dari Ternate

    Koster Matahari dari Singaraja

    Letkol Tedy Indra Wijaya: Pengabdi Setia Presiden Prabowo

    Pendidikan Kunci dari Perubahan

    Don't Miss
    Hukum

    Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Ungasan Disita Kortastipidkor, Dugaan Ruislag Didalami

    By cakranews817 September 2026

    BADUNG – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menyita aset tanah negara seluas kurang…

    Mantan Kakanwil BPN Bali I Made Daging Ditahan Polda Bali Terkait Dugaan Pemalsuan Surat

    17 September 2026

    Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

    15 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.