Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Artikel»Konsorsium Indonesia – Jepang, Kembangkan Teknologi Virtual Reality Untuk Simulasi Evakuasi Bencana
    Artikel

    Konsorsium Indonesia – Jepang, Kembangkan Teknologi Virtual Reality Untuk Simulasi Evakuasi Bencana

    By ebravenanda20 September 20242 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Teknologi Virtual Reality yang digunakan untuk simulasi evakuasi bencana
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BADUNG – Kegiatan uji coba aplikasi alat Virtual Reality (VR) untuk simulasi kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan menggunakan rekaman gambar atau video sesuai seperti yang ada dilingkungan setempat, dilaksanakan di Gedung Teknik Sipil, Universitas Udayana, Jimbaran, Bali, Kamis (19/09/2024).

    Pengembangan teknologi ini merupakan kolaborasi dari dua konsorsium besar, yakni dari Indonesia dan Jepang, yang melibatkan para peneliti dan cendekiawan Universitas Kyoto, Chuo, UI, ITB, UGM, Udayana dan BRIN.

    “Pagi ini kita melaksanakan simulasi dengan menggunakan VR untuk membantu masyarakat memahami situasi riil dan jalur evakuasi sesuai wilayahnya masing-masing pada saat terjadi bencana dengan menggunakan teknologi tiga dimensi,” kata peneliti dari <span;>Pusat Riset Kependudukan, BRIN, Gusti Ayu Ketut Surtiari.

    Peneliti dari Pusat Riset Kependudukan, BRIN, Gusti Ayu Ketut Surtiari.

    “Teknologi VR tiga dimensi ini akan memberi sebuah pengalaman seolah-olah kita ada dilokasi tempat terjadinya suatu bencana, sehingga akan memudahkan masyarakat untuk berlatih dan memahami apa yang harus dilakukan saat terjadinya evakuasi,” tambahnya.

    Untuk uji coba pertama implementasi VR ini akan dilakukan di wilayah Tanjung Benoa, karena daerah ini dianggap sudah siap dalam penanganan simulasi bencana.

    “Selama ini simulasi penyelamatan dan menghindari bencana dilaksanakan dengan mengerahkan masyarakat secara langsung.
    Sekarang kita coba berlatih simulasi evakuasi dengan menggunakan teknologi VR ini,” ujar peneliti BRIN ini.

    Simulasi teknologi virtual ini menjadi salah satu solusi untuk bisa mensosialisasikan cara menghadapi kebencanaan yang lebih murah dan efektif ke masyarakat, dibanding metode pengerahan massa yang membutuhkan biaya dan tenaga yang lebih besar.

    Profesor Taro Arikawa dari Chuo University Jepang

    “Kami mengembangkan teknologi VR yang efektif untuk digunakan oleh masyarakat dan juga bagi wisatawan yang ada di Bali.
    Ini merupakan proyek pertama yang kami lakukan di Indonesia,” ujar Profesor dari Chuo University, Taro Arikawa.

    Artikel lain  Kunjungan Kerja Virtual, Jaksa Agung Ajak Aparatur Kejaksaan Kawal RUU KUHAP dan Asta Cita Pemerintah

    Dengan mengadaptasi dari pengalaman dan keberhasilan negara Jepang dalam penanganan bencana, harapannya tingkat efektifitas dalam kesiapan masyarakat Indonesia menghadapi bencana akan cukup tinggi.

    “Kami berharap alat ini bisa bermanfaat dan dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat Indonesia,” tutup Taro Arikawa. (E’Brv)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Putu Gede Astawa Dipercaya Jadi Kajati Papua Barat, Jaksa Agung ST Burhanuddin Rombak Jajaran Kejaksaan

    BNN RI dan Bea Cukai Bongkar Jaringan Vape Etomidate dari Malaysia, Sita 170 Cartridge dan Amankan Tujuh Tersangka

    Ocean Institute of Indonesia Resmi Diluncurkan, KKP Satukan 11 Perguruan Tinggi dan Politeknik Kelautan

    Catatang Nanang Lecir: Pelantikan Perwira Muda Bangsa

    Don't Miss
    Berita

    Putu Gede Astawa Dipercaya Jadi Kajati Papua Barat, Jaksa Agung ST Burhanuddin Rombak Jajaran Kejaksaan

    By cakranews810 August 2026

    JAKARTA – Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin melakukan perombakan besar dalam struktur organisasi Korps…

    BNN RI dan Bea Cukai Bongkar Jaringan Vape Etomidate dari Malaysia, Sita 170 Cartridge dan Amankan Tujuh Tersangka

    31 July 2026

    Ocean Institute of Indonesia Resmi Diluncurkan, KKP Satukan 11 Perguruan Tinggi dan Politeknik Kelautan

    27 July 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.