Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Budaya»Tim YKWA Hadiri Upacara Ngusaba Nangkan di Desa Wisata Penglipuran, Bangli
    Budaya

    Tim YKWA Hadiri Upacara Ngusaba Nangkan di Desa Wisata Penglipuran, Bangli

    By ebravenanda29 October 20242 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANGLI – Touring sepeda motor menjadi ciri khas Tim Yayasan Kaori Welas Asih (YKWA) yang dipimpin oleh Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota. Pada Jumat, 25 Oktober 2024, tim ini mengunjungi Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, disambut hangat oleh Kelian Desa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta.

    Desa Wisata Penglipuran terkenal dengan arsitektur tradisionalnya yang masih terpelihara dengan baik, menjadikannya salah satu desa terbersih di dunia. Desa ini telah menjadi primadona pariwisata Bali, menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara.

    Peserta touring YKWA berphoto bersama

    Kehadiran Tim YKWA bertepatan dengan dilaksanakannya Upacara Ngusaba Nangkan, yang kembali digelar setelah 30 tahun. Terakhir kali upacara ini dilaksanakan pada tahun 1993. Puncak upacara tersebut bertepatan dengan Purnamaning Kapat di Pura Penataran Desa Adat Penglipuran.

    Kelian Desa Adat Penglipuran, Wayan Budiarta, menjelaskan bahwa Ngusaba Nangkan merupakan bentuk puji syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas berkah yang melimpah kepada masyarakat setempat.

    “Pada intinya, upacara Ngusaba Nangkan sebagai ucapan puji syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di wewidangan Desa Adat Penglipuran atas berkah berlimpah kepada masyarakat setempat,” kata Wayan Budiarta.

    Winie Kaori bersama Kelian Desa Adat Panglipuran, I Wayan Budiarta

    Kegiatan ritual upacara sakral ini dipimpin oleh Jro Kubayan, sesuai dengan struktur adat yang berlaku di Desa Penglipuran.

    “Itu paling tertinggi adalah Jro Kubayan dan Beliau yang kemudian memimpin upacara adat ini sesuai dengan Sima Dresta yang ada disini,” papar Kelian Adat.

    Persiapan upakara menggunakan bahan-bahan tradisional, seperti potongan babi yang disusun kembali dan dangsil, yang menjadi bagian dari rangkaian persembahan. Upacara ini diselenggarakan dengan tata cara adat yang ketat, sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan budaya desa.


    “Upakara disana memakai bayuhan berasal dari potongan babi yang dicari isi dalamnya dan dirangkai kembali untuk menjadi suatu rangkaian  yang utuh, sesuai dengan adat kami,” tambahnya.

    Artikel lain  Bukan Sekadar Makan Enak, Food Festival Ini Suarakan Kritik Pedas soal Lahan Petani yang Kian Tergerus.

    Tak hanya itu, juga dipersembahkan sarana dangsil, penek dan perlengkapan lainnya, seperti tegen-tegenan yang digantung pada bangunan-bangunan di pura, untuk menambah variasi dan keragaman dalam sarana upakara tersebut.

    “Hal itu juga dilengkapi dengan bakti-bakti yang memang jangkep atau lengkap. Biasanya upacara dibawahnya tingkat madya itu biasanya tidak terlalu lengkap, tetapi sekarang ini harus lengkap,” pungkasnya

    Winie Kaori dan timnya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Upacara Ngusaba Nangkan, yang menunjukkan keunikan adat dan kekayaan budaya Bali. Tim YKWA turut serta dalam perayaan ini, menguatkan tali persaudaraan dengan masyarakat setempat. (E’Brv)

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Menjemput Restu Tanah Para Sultan, Ikhtiar Bandara Internasional Bali Utara Dimulai dari Ternate

    Koster Resmikan PKB XLVIII, Peed Aya Gaungkan Semangat Atma Kerthi dan Pemuliaan Jiwa

    Bukan Sekadar Makan Enak, Food Festival Ini Suarakan Kritik Pedas soal Lahan Petani yang Kian Tergerus.

    Mendengar Dalam Diam, Salukat dan Yuganada Gali Bahasa Baru dari Tradisi Gamelan Bali

    Don't Miss
    Berita

    Putu Gede Astawa Dipercaya Jadi Kajati Papua Barat, Jaksa Agung ST Burhanuddin Rombak Jajaran Kejaksaan

    By cakranews810 August 2026

    JAKARTA – Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin melakukan perombakan besar dalam struktur organisasi Korps…

    BNN RI dan Bea Cukai Bongkar Jaringan Vape Etomidate dari Malaysia, Sita 170 Cartridge dan Amankan Tujuh Tersangka

    31 July 2026

    Ocean Institute of Indonesia Resmi Diluncurkan, KKP Satukan 11 Perguruan Tinggi dan Politeknik Kelautan

    27 July 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.