Close Menu
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    cakranews8.com
    • Beranda
    • Berita
    • Artikel
    • Politik
    • Ekonomi
    • Nasional
    • Pariwisata
    cakranews8.com
    Home»Artikel»Media Sosial: Antara Kebaikan dan Vonis Virtual  
    Artikel

    Media Sosial: Antara Kebaikan dan Vonis Virtual  

    By cakranews823 September 2025Updated:23 September 20252 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Oleh: Ngurah Sigit

     

    DENPASAR – Di era digital, vonis tak lagi hanya datang dari ruang sidang pengadilan. Kini, layar gawai dan jempol manusia (netizen) sering kali bertindak seolah-olah menjadi palu hakim.

    Media sosial (medsos) seakan menjelma mahkamah gaib: mengadili tanpa bukti, menghukum tanpa sidang, bahkan mengeksekusi tanpa kesempatan pembelaan.

    Fenomena ini lahir dari derasnya arus informasi dan minimnya kesabaran untuk memverifikasi kebenaran. Satu unggahan, satu komentar, atau satu potongan video bisa melahirkan badai opini publik.

    Celakanya, sering kali yang viral lebih dipercaya ketimbang yang benar. Padahal, di balik setiap akun ada manusia, dan di balik setiap manusia ada harga diri serta keluarga yang ikut menanggung beban.

    Namun, sebagai bangsa beriman, kita diajarkan bahwa keadilan sejati bukanlah hasil algoritma, melainkan bagian dari hukum Tuhan yang lebih sempurna.

    Kita pun tahu bahwa persatuan bangsa jauh lebih sakral daripada riuhnya fitnah di lini masa. Maka, bijak menggunakan medsos bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban moral.

    Bayangkan jika setiap unggahan dijadikan ladang kebaikan: menyebarkan ilmu, menebar inspirasi, atau sekadar menyapa dengan tulus. Medsos akan menjadi ruang persaudaraan, bukan arena perpecahan.

    Sebab pada akhirnya, setiap kata, setiap kalimat, setiap ketikan akan dimintai pertanggungjawaban. Bukan hanya di hadapan sesama manusia, tetapi juga di hadapan Sang Hakim Abadi.

    Penulis adalah Sosiolog, Budayawan, dan Pemerhati Media.

    Artikel lain  Cegah dan Amputasi Penularan Korupsi
    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Related Posts

    Menjemput Restu Tanah Para Sultan, Ikhtiar Bandara Internasional Bali Utara Dimulai dari Ternate

    Koster Matahari dari Singaraja

    Letkol Tedy Indra Wijaya: Pengabdi Setia Presiden Prabowo

    Pendidikan Kunci dari Perubahan

    Don't Miss
    OPINI

    Arak Bali Tembus Las Vegas: Ketika Warisan Lokal Mengangkat Martabat Bangsa

    By cakranews826 October 2026

    Oleh: Prof.Dr. Sukewati Lanang Putra Perbawa, SH., M.Hum. Empat botol Arak Bali terjual USD400 atau…

    Spiritualitas sebagai Kompas Pembangunan Bali, Refleksi Lima Puluh Menit Diskusi di Kediaman Wayan Koster

    25 October 2026

    Libatkan NNCC China, BNN dan Polri Ungkap Laboratorium Sabu Internasional di Aceh

    24 October 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Artikel
    © 2026 Cakranews8. Powered by Iwana.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.